MEDANSPORT.ID – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau arena Bowling di eks Gedung Perisai Plaza. Bertempat di Jalan Pemuda Medan, Jumat (7/1/2022). Sarana tersebut terakhir digunakan pada 2012 silam dan akan diaktifkan sebagai pusat latihan atlet persiapan PON XXI 2024.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis; Ketua Umum Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Sumut Rayati Syafrin dan pengelola gedung. Turut mendampingi Asisten Admum M Fitriyus, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Ardan Noor dan Kepala Biro Umum Mahfullah P Daulay.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Edy Rahmayadi menjelaskan, bahwa fasilitas arena boling di lantai 8 gedung eks Perisai Plaza Medan itu bisa digunakan untuk tempat latihan para atlet dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024. Di mana Sumut menjadi tuan rumah bersama Provinsi Aceh.

“Khusus Sumut sampai detik ini tidak punya arena Bowling . Kita sudah keliling- keliling (mencari). Kita mendapat alternatif ini, yang dulu juga diresmikan oleh Gubernur (sebelumnya), Raja Inal Siregar pada 1996 kalau tidak salah. Ini kita mau, sambil merawat tempat ini, kita siapkan arenanya untuk kesiapan atlet PON 2024. Karena di perkirakan cabang olahraga ini digelar di Sumut,” ujar Gubernur.

Untuk fasilitas yang ada, kata Gubernur, akan ada perbaikan alat, mesin, serta akses masuk (naik) agar dapat digunakan untuk latihan. Sebanyak 12 jalur gelinding menjadi alternatif sarana latihan atlet. Di mana targetnya pada dua hingga tiga bulan mendatang, sudah dapat dipakai.

“Mulai membenahi. Tadi ada yang bilang enam bulan, tetapi saya minta dua hingga tiga bulan sudah bisa digunakan. Termasuk liftnya (akses naik ke lantai 8),” jelas Edy Rahmayadi.

Untuk arena bowling milik Pemprov sendiri, kata Edy, saat ini masih berupa tempat saja, belum terdapat alat dan mesinnya, yang telah di pesan. Namun dia memperkirakan semuanya akan rampung sebelum PON XXI di mulai. Mengingat syarat untuk bisa di gelarnya pertandingan, harus ada 18 jalur gelinding di arena bowling tersebut.

“Untuk yang di Jalan Pancing (arena Boling), kebetulan pabrik mesinnya berhenti beroperasi karena kondisi pandemi Covid-19. Nanti kita komunikasikan lagi dengan pabriknya,” sebut Edy.

Senada dengan itu, Ketua Umum PBI Sumut Rayati Syafrin (Bunda Rayati) juga berharap fasilitas latihan bisa secepatnya di gunakan. Mengingat perlunya latihan maksimal sebelum pertandingan, paling sedikit dua tahun untuk menghadirkan permainan yang sempurna.

“Paling lama, enam bulan kedepan sudah bisa latihan. Karena latihan itu sangat perlu. Kalau bisa cepat siap (digunakan),” kata Bunda Rayati. (nt/ril)

Bagikan: