MEDANSPORT.ID – MEDAN – Luis Eduardo Hicks Castillo lahir di Puerto Natales, 27 November 1978 adalah pemain sepak bola Chili yang bermain sebagai bek dan gelandang di PSMS Medan pada tahun 2003 – 2006. Luis pertama kali bermain untuk Club Deportivo Provinsi Osorno, sebelum pindah ke Rangers de Talca, dan Unión Española, ketiga klub berada di tanah airnya Chili.

Tujuan berikutnya adalah Indonesia, di mana ia bermain untuk PSMS Medan. Dia mulai bergabung di PSMS pada Divisi I Liga Indonesia tahun 2003 di bawah asuhan pelatih yang juga legenda PSMS dan Timnas Nobon. Permainan apiknya di lini belakang mau pun tengah turut berperan besar membawa PSMS kembali promosi ke Divisi Utama Liga Indonesia tahun 2004.

Karena aksinya itulah dirinya kemudian menjadi pemain asing yang paling dipuja suporter PSMS Medan. Ketika tongkat kepelatihan bergeser dari Nobon kepada Sutan Harhara pada 2004, Luis tetap menjadi pilihan utama dan sukses membawa PSMS bertahan di Divisi Utama Liga Indonesia.

Luis juga adalah aktor penting yang turut membawa PSMS meraih Juara di Piala Emas Bang Yos II pada Februari tahun 2005 setelah di final mengalahkan Geylang United Singapura 5-1. Aksinya di lini tengah sebagai gelandang bertahan sukses membuat lini tengah PSMS tak tertembus.

Pada Divsi Utama Liga Indonesia Tahun 2005 Luis semakin menunjukkan aksinya sebagai jangkar di lini tengah PSMS. Walau di tengah jalan pergantian pelatih dari Sutan Harhara kepada M Khaidir luis tak tergantikan di lini tengah. Berkat aksinya PSMS berhasil menjadi Semifinalis Divsi Utama Liga Indonesia Tahun 2005 dan Semifinalis Copa Dji Sam Soe Tahun 2005.

Penampilan terakhirnya di PSMS adalah di Piala Emas Bang Yos III pada Desember tahun 2005 di mana dia turut berperan mengantar PSMS menjadi Juara setelah mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1. Sayang kemunculan gelandang Kamerun Mbom Julien pada ajang tersebut membuat Luis Eduardo tersingkir dari Tim PSMS untuk Divisi Utama Liga Indonesia tahun 2006.

Luis Eduardo dikenal dekat dengan berbagai kelompok suporter PSMS Medan. Dia tidak sungkan duduk bareng sambil diskusi bola dengan suporter di warung kopi atau duduk lesehan bareng dengan suporter.

Luis Eduardo kemudian pindah Medan Jaya dan Persikabo Bogor sampai 2008. Tahun 2008 ia pindah ke Singapura untuk bermain untuk Sengkang Punggol, dan pada 2009 di Woodlands Wellington FC Pada tahun 2011, dia kembali ke Medan dan bermain untuk Medan Chiefs di Liga Primer Indonesia.

Sesudah mundur Luis Eduardo aktif dalam pembinaan pemain usia muda di Indonesia. Dirinya pernah menjadi pelatih kepala di Chelsea Soccer School Indonesia. (***)

Bagikan: