Oleh : Indra Efendi Rangkuti

MEDANSPORT.ID – MEDAN – Berpulangnya kiper legendaris PSMS dan Timnas Indonesia Ronny Pasla pada 24 November 2025 lalu menyisakan banyak cerita yang inspiratif. Salah satu yang menarik adalah hubungannya dengan sosok sahabat ayahnya yang sudah dianggap orang tua sendiri oleh Bang Ronny Pasla yaitu Wahab Lubis.

Hubungan yang terbina lewat persahabatan yang erat dan kental terkadang melebihi hubungan yang tercipta karena hubungan darah ataupun kekerabatan. Bahkan hubungan itu bisa menembus batas suku, agama, ras bahkan wilayah. Beberapa waktu lalu saya mendapat cerita yang menarik dari Kiper Legendaris PSMS Medan dan Timnas Ronny Pasla tentang hal ini.

Alkisah pada masa kolonialisme Belanda ayahandanya Felix Pasla membina persahabatan dengan Wahab Lubis yang kelak menjadi salah satu wasit FIFA dari Medan Wahab Lubis juga adalah paman atau tulang kandung dari legenda PSMS yang juga mantan bintang Timnas Chaerul San Siregar. Persahabatan mereka sudah seperti saudara kandung yang terus terbina hingga hari tua mereka bahkan terus berlanjut hingga ke anak cucu.

Setiap Lebaran pasti keluarga Pasla datang berkunjung begitu pula ketika Natal dan Tahun Baru keluarga Wahab Lubis yang ganti berkunjung. Bahkan ketika Pak Wahab Lubis sakit dan harus diopname, Pak Felix Pasla yang setia mendampinginya di rumah sakit.

Itulah sebabnya Ronny Pasla sudah dianggap seperti anak oleh Wahab Lubis hingga Ronny Pasla sering menginap di rumah Pak Wahab Lubis di kelurahan Anggrung Medan terutama ketika sedang berlatih bersama klub Bintang Utara yang waktu itu sering berlatih di daerah dekat Anggrung tersebut bahkan Ronny Pasla sering diberi hadiah bola dan sarung tangan oleh Pak Wahab Lubis.

Hubungan akrab juga terjalin dengan anak anaknya yang sudah seperti saudara.

“Saya juga sering nimba air bareng anak – anak Beliau dulu adinda Indra karena dulu kan di rumah Pak Wahab yang ada itu sumur dan abang dengan senang hati bersama anak – anak Beliau menimba air agar bak air penuh” begitu penuturannya kepada saya.

Ketika orang tua mereka sudah meninggal dunia Ronny Pasla dan anak anak Pak Wahab Lubis tetap membina hubungan silaturahmi sebagaimana orang tua mereka dahulu.

“Pernah ada acara Tahun Baru di rumah saya di Jakarta banyak tamu yang heran kok ada beberapa wanita berjilbab yang datang dan akrab dengan saya dan keluarga. Ada yang bertanya itu siapa? ujar Bang Ronny Pasla.

Abang jawab itu sepupu saya dari Medan tapi bukan marga Pasla tapi Lubis “kata Bang Ronny Pasla kepada saya.

“Abang bersama istri dan anak juga rutin tiap Lebaran silaturahmi ke rumah keluarga Pak Wahab Lubis yang tinggal di Jakarta karena mereka juga adalah keluarga abang Dek Indra” lanjut Bang Ronny Pasla.

Tersentuh saya mendengar kisah itu. Ternyata dibalik nama besarnya Ronny Pasla juga punya sikap hidup yang pantas diteladani dan kita tiru. Dan pernah suatu ketika saya dihubungi Bang Ronny Pasla yang mengungkapkan betapa hatinya bahagia karena keesokan harinya putra – putri Pak Wahab Lubis yang ada di Jakarta beserta keluarga akan berkumpul dan bersilaturahmi ke rumah Bang Ronny Pasla.

Sambil bercanda saya waktu itu berkata : “Jangan lupa siapkan Ikan Mas Arsik dan Ikan Sale Bang Ronny karena kalau keluarga Mandailing berkumpul pasti senang kalau dihidangkan keduanya”.

Bang Ronny sambil tertawa menjawab sambil tertawa: “Terimakasih masukannya adinda”.

Saya jawab kalau dulu di Jakarta saya sempat searching di aplikasi ojek online di Jakarta ada beberapa Rumah Makan Mandailing yang terdaftar dan rasanya pas seperti di Sumut. Bang Ronny pun waktu itu bilang besok akan searching dan pesan menu tersebut.

Pernah suatu ketika pada momen awal tahun 2023 Bang Ronny Pasla yang sedang dikunjungi keluarga Pak Wahab Lubis melalukan video call dengan saya dan terlihat betapa hangatnya keakraban dan persaudaraan diantara mereka.

Saya bersyukur kepada ALLAH SWT diberi kesempatan berbagi cerita tentang sepakbola dan nilai – nilai kehidupan dari sosok Kiper Legendaris PSMS dan Timnas Bang Ronny Pasla.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan