MEDANSPORT.ID – MEDAN – Dengan kekuatan 14 Atlet termasuk 2 Libero, tim voli putra menyatakan siap untuk meraih hasil terbaik di PON XXI Sumut-Aceh 2024 ini.
Hal itu dikatakan Kepala Pelatih Indoor Tim Voli Putra, Arianto di sela sela melatih fisik para atlet, kemarin.
Menurutnya, kesiapan meraih has terbaik itu juga didukung dengan latihan yang sudah dilakukan selama sekitar 11 bulan sejak tahun 2023 lalu. Selain itu, adanya 2 atauv 3 atle bertaraf nasional yang ikut pada PON Papua lalu.
“Kesiapan sudah matang, tinggal kematangan ini akan diuji di Piala Kapolri tanggal 21 sampai 24 Agustus ini di Pekanbaru,” kata Arianto.
Walau pun di Piala Kapolri itu nantinya masih setaraf pulau Sumatera yang diikuti Polda Riau, Polda Sumbar dan Polda Sumut, dia berharap akan mendapatkan hasil yang maksimal.
Selain itu, untuk kesiapan jelang PON nanti, lanjut Arianto, mereka juga sudah melakukan uji tanding di Rantau Prapat, Simalungun, dan Deli Serdang. Namun, diikuti atlet yang berkelas atau pemain PON Papua lalu. “Alhamdulillah, kita masih diatas,” ujarnya.
14 atlet putra hasil dari seleksi, sebut Arianto berasal dari D. Serdang, Sergai, Medan, Labuhan Batu dan Asahan. Mengenai porsi latihan atlet, katanya, dengan mengikuti nge gym, latihan rutin setiap hari pagi dan sore di lapangan.
Disinggung mengenai kondisi peralatan, Arinato menyatakan masih memadai sejak 11 bulan melaksanakan pelatihan. Menurutnya, tim lawan yang terberat pada PON nanti berasal dari daerah Jawa. Begitupun untuk peluang meraih medali, ia masih melihat di pembagian Pool nantinya.
“Ada 12 provinsi yang dibagi dengan 3 Pool jadi satu Pool ada 4 provinsi. Tiap Pool ada dari Jawa. Semoga kita dapat hasil terbaik apalagi kita tuan rumah dengan dukungan masyarakat Sumut. Semoga lebih baik dari PON Papua,” katanya.
Untuk peningkatan kualitas atlet, Arianto berharap kepada Pemprov Sumut lebih meningkatkan turnamen atau kejuaraan bagi remaja, junior dan senior. Hal ini agar tidak ketinggalan dengan pulau Jawa.
“Kita sudah siap menghadapi PON. Kita sudah maksimalkan diberi pemerintah, KONI. Kita sudah siapkan semuanya, tinggal bagaimana meramu strategi dan taktik,” tandasnya. (mds/rel)





