MEDANSPORT.ID-MEDAN-Spanyol akan berhadapan Albania pada laga ketiga sekaligus penutup Grup B Piala Eropa 2024 (Euro 2024). Pertandingan Spanyol dengan Albania akan berlangsung di Merkur Spiel-Arena, Dusseldorf, Jerman, pada Selasa 25 Juni 2024 pukul 02.00 WIB.

Spanyol yang sudah terlebih dahulu memastikan diri lolos ke 16 Besar saat ini memuncaki klasemen Grup B. Albania saat ini berada di peringkat ke-3 dengan torehan 1 poin usai kalah 1-2 dari Italia di laga perdana dan bermain imbang 2-2 dengan Kroasia di laga kedua. Timnas Albania sejatinya masih punya kans lolos ke babak 16 besar Euro 2024 melalui 2 cara. Albania masih bisa memperjuangkan peringkat runner-up Grup B jika mampu menaklukkan Spanyol.

Meskipun Italia menang atas Kroasia, Albania tetap punya peluang lolos sebagai tim peringkat 3 terbaik. Syaratnya, kemenangan juga mesti dipetik Albania dari Spanyol. Albania harus lebih baik dari tim peringkat 3 di grup lain.

Dikutip dari berbagai sumber Spanyol dan Albania sudah berjumpa sebanyak 8 kali sejak 1986 hingga 2022. Hasilnya, Spanyol tampil superior dengan selalu menumbangkan Albania dsalam peretmuan mereka.

Duel terakhir kedua tim terjadi dalam laga uji coba pada 27 Maret 2022 di Stadion RCDE, Cornella, Spanyol. Pertemuan terakhir yang berlangsung sengit itu dimenangi Spanyol dengan skor tipis 2-1. Kemenangan terakhir Spanyol atas Albania didapat dengan cara tak mudah. Pasalnya Spanyol baru bisa memecah kebuntuan pada 15 menit jelang laga bubar. Bintang Spanyol Ferran Torres mencetak gol pada menit ke-75 yang kemudian dibalas oleh Albania pada menit ke-85 melalui aksi Myrto Ulzuni. Di injury time Dani Olmo memastikan kemenangan Spanyol melalui gol yang dicetaknya

Dua pencetak gol Timnas Spanyol ketika itu yakni Ferran Torres dan Dani Olmo, saat ini juga masih masuk skuad Spanyol di Euro 2024. Sebaliknya, Myrto Uzuni pencetak gol Albania sudah tak masuk dalam tim.Selain itu Alvaro Morata dan Dani Carvajal juag masih membela Spanyol di Euro 2024 ini.

Albania masih menyisakan Armando Broja, Klaus Gjasula, Qazim Laci, Ivan Balliu, Elseid Hysaj, Berat Djimsiti, Marash Kumbulla, Ardian Ismajli, serta Etrit Berisha, sebagai starter di pertemuan terakhir tersebut yang masih ikut memperkuat Albania di Euro 2024 ini.

Penampilan impresif sama-sama ditunjukan Spanyol dan Albania di Euro 2024 ini. Spanyol tercatat jadi tim terproduktif ke-3 hingga pertandingan kedua Euro 2024 usai, setelah Jerman (7 gol) dan Portugal (5 gol). Torehan 2 clean sheet juga menempatkan Spanyol sebagai 1 dari 2 tim yang belum kebobolan di Piala Eropa 2024.

Albania walau tak seistimewa Spanyol, juga punya catatan positif. Apalagi sebalumnya Albania jadi tim yang paling tak diunggulkan di Grup B. Tim asal Balkan tersebut menorehkan catatan 1 imbang dan 1 kali kalah, dengan lesakan 3 gol dan 4 kali kebobolan.

Menariknya, Albania dalam 2 laga awal selalu jadi tim pertama yang mencetak gol. Albania bahkan tercatat jadi tim tercepat mencetak skor, ketika membobol Italia hanya dalam 23 detik. Di laga ke-2, Albania menjebol gawang Kroasia pada menit 11. Pertandingan melawan Spanyol, praktis jadi tantangan bagi Albania untuk melanjutkan kejutan seperti di dua laga terdahulu.

Spanyol mengandalkan barisan belakang, seperti Nacho Fernandez, Marc Cucurella, Robin Le Normand, Aymeric Laporte, hingga Dani Carvajal, untuk menjaga gawang mereka. Faktor kunci lain ada pada sosok Unai Simon yang melakukan 7 saves penting hingga saat ini. Walau begitu Timnas Spanyol juga tak tertutup kemungkinan bakal melakukan rotasi pemain karena sudah memastikan diri lolos ke babak 16 Besar.

Albania harus mewaspadai serangan Spanyol yang terbilang efektif. Spanyol sejauh ini hanya menguasai 51 persen bola, namun berbuah 31 tembakan dan 13 on target.

Spanyol masih menunjukkan keunggulan penguasaan bola atas Albania. Sejauh ini, Albania kerap tampil dengan penguasaan bola lebih rendah, dengan torehan rata – rata 36 persen per laga. Total dari penguasaan itu, Albania melepaskan 23 tembakan (9 on target).

Dikutip dari situs UEFA gelandang Albania, Jasir Asani, menyebut timnya akan bekerja keras untuk bisa mengalahkan Spanyol dan berupaya lolos ke babak 16 besar Euro 2024 ini. Meskipun sulit, timnya telah melakukan analisa terhadap permainan Spanyol.

Asani, pun menyebut Albania bakal tampil nothing to lose dan berusaha untuk menang. Jika berhasil meraih 3 poin, mereka akan lolos ke babak 16 besar, sementara jika kalah hal itu bukan kegagalan besar bagi tim Merah Hitam. Hal ini karena lolos ke putaran final Euro 2024 ini sudah menjadi prestasi yang bagus bagi Albania.

Sementara itu, bek Spanyol, Aymeric Laporte, yang tampil gemilang di 2 laga awal mengaku senang timnya bisa memetik kemenangan dengan clean sheet ketika menaklukkan Kroasia dan  Italia. Dia pun bertekad mempertahankan performa apik melawan Albania, meski akan ada banyak rotasi pemain.

Menurut Laporte, Spanyol sudah bermain bagus di 2 laga awal Euro 2024, terutama dalam bertahan. Sebabnya selain belum kebobolan Spanyol juga membuat sedikit pelanggaran, meski sempat mendapat hukuman penalti saat melawan Kroasia.

Timnas Albania harus berhati-hati dengan lima pemainnya yang berada di ambang suspensi karena sudah mendapat kartu kuning. Armando Broja, Klaus Gjasula, Elseid Hysaj, Arber Hoxha, dan Mirlind Daku akan absen di babak 16 besar jika menerima kartu kuning dalam pertandingan ini. Meski demikian, pelatih Sylvinho diperkirakan tidak akan mempertimbangkan risiko ini saat menentukan susunan pemain pada Senin nanti.

Kabar baik datang dari Albania, karena tidak ada masalah cedera atau kebugaran yang perlu dikhawatirkan. Kontribusi penting Gjasula saat melawan Kroasia juga memberikan pertimbangan bagi Sylvinho di lini tengah. Meski begitu, kemungkinan besar Sylvinho akan tetap mempercayakan 11 pemain yang sama seperti saat melawan runner-up Piala Dunia 2018 tersebut. Ini berarti Rey Manaj kemungkinan besar akan kembali menjadi starter di lini depan, menggeser Armando Broja yang mengalami masa pinjaman sulit di Fulham musim lalu.

Sementara itu pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, telah mengonfirmasi bahwa akan ada beberapa perubahan dalam susunan pemain untuk pertandingan Senin, terutama karena posisi puncak grup sudah dipastikan. Salah satu perubahan yang pasti adalah absennya gelandang bertahan Rodri yang harus menjalani suspensi akibat akumulasi dua kartu kuning. Dua pemain yang mungkin diandalkan sebagai starter, bek tengah Nacho dan winger Ayoze Perez, masih diragukan tampil karena masalah otot dan hamstring.

Dengan demikian, pelatih De la Fuente tidak perlu mengambil risiko yang tidak perlu di laga melawan Albania ini. Martin Zubimendi, yang kini diminati oleh Arsenal dan Barcelona, kemungkinan besar akan menggantikan Rodri di lini tengah. Selain itu, pemain-pemain seperti Mikel Oyarzabal, Mikel Merino, Ferran Torres, Alejandro Grimaldo, Jesus Navas yang berusia 38 tahun, dan bahkan David Raya, berpotensi mendapatkan kesempatan bermain sejak awal.

Walau diperkirakan bakal banyak menurunkan pemain pelapis saya prediksikan Spanyol akan unggul atas Albania di laga ini sekaligus memantapkan posisi sebagai Juara Grup B Piala Eropa 2024 ini.

Bagikan: