Agustina Atlet Kickboxing Medan Fokus Latihan Menuju PON Aceh-Sumut

MEDANSPORT.ID-MEDAN-Sumatera Utara, khususnya kota Medan memiliki petarung-petarung handal dalam Cabang Olahraga (Cabor) beladiri. Atlet kickboxing Medan semakin eksis untuk menunjukkan prestasi tingkat nasional dan internasional. Hal itu, membuat atlet bernama lengkap Agustina Sinta Marito Sihotang saat ini semakin fokus untuk latihan menatap laga di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan bergulir di Aceh-Sumut, pada 8-20 September 2024, mendatang.

Atlet binaan KONI Medan ini, yang tergabung dalam kontingen PON Sumut bersama 14 atlet lainnya menjalani program Pelatihan Daerah (Pelatda) rutin di Gedung Serba Guna (GSG) Dispora Sumut Jalan Wiliam Iskandar Medan dan Katamso Fitnes Centre. Cewek yang akrab dipanggil Agustina ini semakin tertantang untuk menghadapi pertandingan di arena kickboxing diajang PON XXI/2024.

Target emas menjadi incaran bagi cewek yang dilahirkan di Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara pada pesta akbar olahraga yang digelar empat tahun sekali di tanah air. Pasalnya, cewek yang dilahirkan pada 18 Agustus 2003 ini telah menorehkan berbagai prestasi, antara lain meraih medali emas Kejurda Kickboxing 2023 di kelas 48kg, medali emas Selekda kickboxing di kelas 52kg, perunggu Porkot Medan kelas bebas, dan perunggu Porwil Medan kelas bebas.

Dengan modal pengalaman dan pretasi yang telah di raih cewek yang dilahirkan 21 tahun silam ini semakin fokus latihan sebagai persiapan menuju PON 2024. Untuk mematangkan persiapan Agustina dibina pelatih Sadarmawati Icen Simbolon pemegang emas pada PON XVII/2008 Kalimantan Timur Cabor tinju.

“Saya mulai mengenal olahraga beladiri kickboxing sejak tahun 2022, karena kickboxing merupakan seni bela diri yang menggabungkan gerakan menendang dan meninju. Olahraga bela diri ini mengandalkan kontak fisik secara intens seperti menendang, meninju, dan menghindari pukulan sehingga membutuhkan fisik dan stamina yang kuat. Saat ini fokus latihan dalam program Pelatda PON sehingga dapat menjaga performa. Hal dilakukan agar tubuh tetap fit dan prima. Selama mengikuti Pelatda bisa saja atlet tersisih dan tidak ikut menjadi kontingen kickboxing PON Sumut karena performanya menurun,” ujar anak keempat dari tujuh bersaudara ini di Medan, Jumat (23/2/2024).

Ia mengatakan sejak kecil memang sudah hobi beladiri dan merasa bangga dan senang bisa lolos seleksi menjadi atlet yang dipersiapkan menuju PON 2024. “Sejak kecil memang suka olahraga beladiri dan yang paling masuk ke hati itu kickboxing. Puji Tuhan bisa masuk kickboxing dan bisa menjadi perwakilan Kota Medan untuk PON nanti," tutur anak dari Jibar Sihotang dan Berliana Hutauruk ini.

Pemilik tinggi 150 cm dan berat badan 50 kg siap tampil fight di kelas 48kg full contact, di arena kickboxing pada perhelatan pesta olahraga nasional yang di gelar di dua provinsi, yakni Aceh-Sumut. Sebagai bagian dari tim kontingen Sumut, Agustina akan berjuang semaksimal mungkin untuk mempersembahkan emas di arena olahraga bertaraf nasional.

“Untuk target saya, tentunya bisa meraih emas di PON Aceh-Sumut, karena sudah berlatih dengan keras, jadi harus membuktikan bahwa atlet Medan dapat mempersembahkan medali emas di PON nanti," pungkas mahasiswi STOK Bina Guna Medan ini. (*)

Baca Juga