Catatan MEDANSPORT.ID
Bicara tentang laga ini, ada satu sosok yang menjadi sorotan. Sosok itu adalah Sandro Tonali, gelandang Italia yang musim ini dibeli Newcastle dari Milan. Dia bakal kembali ke San Siro, tapi kali ini sebagai lawan. Musim lalu, Milan mencapai semifinal Liga Champions, tapi dikandaskan sang rival sekota Inter Milan dengan agregat 0-3.
Musim lalu, Newcastle finis peringkat empat di Premier League dan lolos ke fase grup Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2002/2003. Mereka langsung masuk grup neraka bersama Milan, PSG, dan Borussia Dortmund. Newcastle pun memperkuat skuadnya untuk tampil di Liga Champions musim ini, dan salah satunya adalah dengan merekrut Tonali dari Milan.
Tonali ditebus dengan biaya transfer mencapai €64 juta. Milan sendiri juga sudah belanja banyak di bursa transfer musim panas. Setelah melepas Tonali dan beberapa pemain lain, Milan mendatangkan amunisi-amunisi baru seperti Christian Pulisic, Tijjani Reijnders, Samuel Chukwueze, Ruben Loftus-Cheek, Noah Okafor, dan Yunus Musah.
Sandro Tonali bisa menjadi pilihan bagus bagi pelatih Eddie Howe untuk lini tengah Newcastle. Pemain lain seperti Kieran Trippier, Sven Botman, dan Anthony Gordon juga dapat menjadi andalan. Alexander Isak yang diistirahatkan melawan Brentford juga siap main.
Dari kubu AC Milan, Stefano Pioli diprediksi memainkan starting XI yang tak jauh berbeda ketika laga derby. Para pemain kunci seperti Davide Calabria, Simon Kjær, Théo Hernandez, dan Olivier Giroud, dituntut untuk membantu membangkitkan mental bermain para rekannya.
Milan tak pernah gagal mencetak gol dalam 4 laga terakhirnya. Tak ada hasil seri dalam 7 laga kandang terakhir Milan di Liga Champions. Milan memenangi 3 dari 4 laga kandang terakhirnya di Liga Champions. Newcastle menang 2 kali dan kalah 3 kali dalam 5 laga terakhirnya. Newcastle selalu kalah dalam 2 laga tandang terakhirnya: 0-1 vs Manchester City, 1-3 vs Brighton.
