Catatan MEDANSPORT.ID
Sevilla adalah rajanya Liga Europa. Sevilla hingga kini masih memegang rekor sebagai tim dengan gelar juara UEFA Cup/Liga Europa terbanyak (6). Hebatnya lagi, enam kali masuk final (2006, 2007, 2014, 2015, 2016, 2020), enam kali pula mereka juara. Dengan kata lain, di kompetisi ini, Sevilla belum pernah kalah di final.
Sementara itu, salah satu ‘kekuatan’ Roma adalah sang pelatih Jose Mourinho, yang belum pernah kalah di final kompetisi antarklub Eropa. Mourinho sudah melakukannya bersama Porto (UEFA Cup 2002/2003, Liga Champions 2003/2004), Inter Milan (Liga Champions 2009/2010), Manchester United (Liga Europa 2016/2017), dan Roma (UEFA Conferece League 2021/2022).
Mourinho paham caranya main di final. Selain itu, Mourinho juga bisa menurunkan komposisi pemain terbaiknya. Sebab, Paulo Dybala, yang absen dalam empat laga terakhir akibat cedera, kabarnya sudah fit dan siap tampil melawan Sevilla.
Sevilla dipastikan tanpa Marcos Acuna di laga ini. Sang bek kiri menerima kartu merah di laga semifinal leg 2 melawan Juventus. Posisi Acuna kemungkinan besar akan ditempati oleh Alex Telles. AS Roma di sisi lain akan turun dengan kekuatan lebih bagus dibanding laga-laga sebelumnya. Hanya saja Paulo Dybala dan Leonardo
Spinazzola dikabarkan belum terlalu fit untuk laga final ini.
Kedua tim hanya pernah bertemu sekali di pertandingan resmi yakni di babak 16 besar Europa League 2019/2020. Seharusnya, saat itu laga dimainkan di Roma dan Sevilla dengan format home dan away. Namun, karena pandemi COVID-19, UEFA memutuskan untuk menggelar laga tersebut dengan format single leg di tempat netral.
Aturan itu berlaku bagi laga Sevilla vs AS Roma dan Inter Milan vs Getafe yang belum memainkan laga leg 1. Sedangkan 6 laga lain yang sudah memainkan leg 1 sebelum pandemi tetap digelar normal yakni memainkan leg 2. Bermain di Duisburg, Jerman, AS Roma saat itu harus menyerah 0-2 dari Sevilla. Dua gol Los Nervionenses dikemas Sergio Reguilon dan Youssef En-Nesyri. Di akhir turnamen, Sevilla sukses menjadi juara.
Sevilla cuma menang 3 kali dalam 8 laga terakhirnya di semua kompetisi. Sevilla cuma menang 2 kali dalam 5 laga terakhirnya di Liga Europa. Sevilla tak pernah gagal mencetak gol dalam 4 laga terakhirnya di Liga Europa. Sevilla cuma mencatatkan 1 clean sheet dalam 5 laga terakhirnya di Liga Europa.
Rekor Sevilla melawan wakil Italia musim ini: 1-1 dan 2-1 vs Juventus. Rekor Sevilla di final UEFA Cup/Liga Europa: 2006 (4-0 vs Middlesbrough), 2007 (2-2, penalti 3-1 vs Espanyol), 2014 (0-0, penalti 4-2 vs Benfica), 2015 (3-2 vs FC Dnipro), 2016 (3-1 vs Liverpool), 2020 (3-2 vs Inter Milan). Roma cuma menang 1 kali dalam 9 laga terakhirnya di semua kompetisi.
Roma cuma kalah 1 kali dalam 7 laga terakhirnya di Liga Europa. Roma mencatatkan 5 clean sheet dalam 7 laga terakhirnya di Liga Europa. Rekor Roma melawan wakil Spanyol musim ini: 1-2 dan 1-1 vs Real Betis, 2-0 dan 0-0 vs Real Sociedad.





