Catatan MEDANSPORT.ID
Setelah membawa Roma menjadi kampiun UEFA Conference League musim lalu, kini Jose Mourinho membidik gelar di Liga Europa. Selangkah lagi, pasukan Mourinho bakal mencapai final. Kali ini, Leverkusen, yang dipegang mantan pemain Mourinho di Real Madrid, Xabi Alonso, yang akan menjadi lawan mereka.
Bagi Roma, persaingan untuk empat besar di Serie A sangat ketat. Roma bahkan terancam gagal finis di sana. Tampil di Liga Champions musim depan melalui jalur juara Liga Europa bisa menjadi jalan lain buat Roma. Namun, jalan ini juga tidak bakal mudah.
Setelah tersingkir dari fase grup Liga Champions, Leverkusen melaju dengan impresif di Liga Europa. Leverkusen telah menyingkirkan AS Monaco, mengeliminasi Ferencvaros, dan menghentikan sensasi tim debutan Union Saint-
Gilloise untuk sampai di semifinal.
Berkaca pada performa, di mana Roma selalu gagal menang dalam empat laga terakhir, Leverkusen pantas diperhitungkan. Sebab, Leverkusen cuma menelan satu kekalahan dalam 15 pertandingan teraktual. Namun, apiknya form kandang mereka di Liga Europa (selalu menang dalam empat yang terkini), membuat Roma tetap layak difavoritkan.
Angin segar datang bagi AS Roma karena sejumlah pemain andalan mereka bisa bermain di laga semifinal Liga Eropa melawan Leverkusen. Paulo Dybala yang sudah bermain di babak kedua versus Inter kemungkinan besar akan menjadi andalan di lini serang Roma. Georginio Wijnaldum dan Chris Smalling juga bisa diturunkan.
Leverkusen di sisi lain diperkirakan akan kembali mengandalkan Florian Wirtz, Moussa Diaby, dan Lukas Hradecky. Sayangnya tak akan ada reuni antara Patrik Schick dengan mantan timnya karena penyerang asal Ceko itu belum sembuh dari cedera. AS Roma dan Leverkusen pernah bertemu 4 kali di ajang UEFA meskipun semuanya terjadi di Liga Champions.
Hasilnya cukup berimbang karena masing-masing meraih 1 kemenangan dan sisanya berakhir imbang. Satu laga uji coba pada 2007 juga berkesudahan dengan skor sama kuat. Roma dan Leverkusen belum pernah bertemu di UEFA Cup/Liga Europa. Ini akan menjadi pertemuan perdana mereka di kompetisi ini.
Roma dan Leverkusen sebelumnya pernah bertemu 4 kali, semuanya di fase grup Liga Champions. Rekor pertemuannya seimbang, sama-sama meraih 1 kemenangan. Roma tanpa kemenangan dalam 4 laga terakhirnya di semua kompetisi. Roma cuma mencatatkan 1 clean sheet dalam 7 laga terakhirnya di semua kompetisi.
Roma selalu menang dalam 4 laga kandang terakhirnya di Liga Europa. Roma memenangi 10 dari 12 laga kandang terakhirnya di Liga Europa. Roma selalu mencetak minimal 2 gol dalam 10 dari 12 laga kandang terakhirnya di Liga Europa. Roma cuma mencatatkan 3 clean sheet dalam 8 laga kandang terakhirnya di Liga Europa.
Leverkusen cuma kalah 1 kali dalam 15 laga terakhirnya di semua kompetisi. Leverkusen tak terkalahkan dalam 9 laga tandang terakhirnya di semua kompetisi. Leverkusen cuma kebobolan total 1 gol dalam 5 laga tandang terakhirnya di semua kompetisi. Leverkusen selalu mencetak minimal 2 gol dalam 4 laga tandang terakhirnya di Liga Europa.





