Catatan MEDANSPORT.ID

Peluang Madrid untuk meraih gelar Copa del Rey mereka yang ke-20, yang pertama sejak musim 2013/2014, cukup terbuka. Sebab, di atas kertas, Osasuna adalah lawan yang seharusnya bisa mereka kalahkan.

Osasuna mencapai final Copa del Rey yang kedua sepanjang sejarah mereka usai melalui perjalanan panjang dari putaran pertama. Setelah melewati adangan Fuentes, Arnedo, Gimnastic de Tarragona, Real Betis, Sevilla, serta Athletic Bilbao, David Garcia dan kawan-kawan akhirnya sukses menembus babak final.

Namun, Osasuna mendapatkan lawan yang berat. Mereka harus menghadapi Madrid, yang saat ini haus akan gelar juara. Setelah kemungkinan besar gagal mempertahankan gelar di La Liga karena sudah tertinggal jauh dari Barcelona, Madrid tentu takkan melepaskan peluang emas untuk jadi juara di Copa del Rey.

Madrid sendiri sampai di final usai menyingkirkan lawan-lawan yang berat. Untuk sampai di sini, Karim Benzema dan kawan-kawan telah mengeliminasi Villarreal, Atletico Madrid, dan Barcelona. Perjuangan itu tentu akan terasa semakin manis jika mampu mengalahkan Osasuna di final.

Real Madrid diprediksi tampil dengan formasi 4-3-3 saat menghadapi Osasuna. Federico Valverde, Karim Benzema, dan Vinicius Junior diperkirakan menjadi andalan Los Blancos di lini depan. Osasuna di lain pihak diperkirakan tampil dengan skema 4-2-3-1. Dengan formasi tersebut, Chimy Avila bisa menjadi penyerang tunggal, didukung oleh Ruben Garcia, Aimar Oroz, dan Iker Benito.

Madrid memiliki 19 gelar juara Copa del Rey (terakhir juara musim 2013/14), terbanyak ketiga di bawah Barcelona (31) dan Athletic Bilbao (23). Sementara itu, Osasuna sebelum ini baru pernah sekali masuk final Copa del Rey, yakni pada musim 2004/05. Waktu itu, mereka kalah 1-2 dari Real Betis lewat extra time.

Madrid tak terkalahkan dalam 18 laga terakhirnya melawan Osasuna di semua kompetisi. Dari 13 kemenangan terakhir atas Osasuna semuanya diraih Madrid dengan margin minimal 2 gol. Tak ada hasil seri dalam 13 laga terakhir Madrid di semua kompetisi. Madrid selalu mencetak minimal 2 gol dalam 9 dari 10 laga terakhirnya di semua kompetisi.

Osasuna cuma menang 3 kali dalam 11 laga terakhirnya di semua kompetisi. Osasuna cuma mampu mencetak total 1 gol dalam 3 laga terakhirnya di semua kompetisi.

Bagikan: