Catatan MEDANSPORT.ID
Benfica dan Inter sama-sama meraih hasil mengecewakan di liga akhir pekan kemarin. Benfica dipecundangi Porto 1-2 di kandang, sedangkan Inter hanya mampu bermain seri 1-1 melawan tuan rumah Salernitana. Benfica baru pernah tiga kali bertemu dengan Inter, dan tak pernah menang. Pada pertemuan pertama, di final European Cup 1965, Benfica kalah 0-1, sedangkan Inter meraih gelar kedua.
Benfica dan Inter kemudian bertemu lagi di babak 16 besar UEFA Cup 2003/2004. Waktu itu, Benfica memiliki Nuno Gomes, sedangkan Inter punya Alvaro Recoba dan Christian Vieri. Imbang 0-0 pada leg pertama di Portugal, Benfica tersingkir setelah kalah 3-4 pada leg kedua di Italia.
Benfica diprediksi akan tampil dengan formasi 4-2-3-1 kontra Inter Milan. Goncalo Ramos diperkirakan menjadi penyerang tunggal di lini depan, didukung João Mário, Rafa Silva, dan Fredrik Aursnes. Sementara Inter Milan di lain pihak berpeluang tetap bermain dengan skema 3-5-2.
Duet Romelu Lukaku dan Joaquín Correa masih menjadi andalan, dengan Edin Dzeko dan Lautaro Martinez dapat menjadi alternatif. Benfica belum pernah menang dalam 3 pertemuan dengan Inter di semua kompetisi sejauh ini. Benfica memangi 8 dari 9 laga terakhirnya di semua kompetisi.
Benfica tak pernah gagal mencetak gol dalam 17 laga terakhirnya di semua kompetisi. Benfica tak terkalahkan dalam 13 laga terakhirnya di Liga Champions. Benfica tak pernah gagal mencetak gol dalam 9 laga kandang terakhirnya di Liga Champions. Benfica selalu gagal clean sheet dalam 3 laga kandang terakhirnya di Liga Champions.
Inter tanpa kemenangan dalam 6 laga terakhirnya di semua kompetisi. Inter selalu kebobolan 1 gol dalam 4 laga terakhirnya di semua kompetisi. Inter cuma kalah 1 kali dalam 7 laga terakhirnya di Liga Champions. Inter mencatatkan 5 clean sheet dalam 7 laga terakhirnya di Liga Champions. Inter cuma menang 4 kali dalam 11 laga tandang terakhirnya di Liga Champions.





