MEDANSPORT.ID – MEDAN – Pemerintah memastikan baik Sumut dan Aceh sebagai tuan rumah akan mendapat bantuan pembangunan Stadion utama untuk nantinya sebagai kegiatan opening dan closing ceremony PON. Bahkan, hal ini akan dipertegas kembali dalam rapat terbatas dengan presiden Joko Widodo yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Ini kan masih dalam proses ya, yang lalu sempat dibicarakan keinginan standarnya seperti Stadion Manahan. Kita tidak tahu seberapa ada dinamika, dari dulu kita ada bicara dengan kementerian PMK. Sekretaris kabinet, ingin mendorong di tingkat ratas presiden,” jelas Wakil Ketua KONI Pusat, Suwarno pada acara peletakan batu pertama pembangunan Stadion Madya Atletik dan GOR Martial Arts di kawasan Sumut Sport Center Desa Sena Batangkuis, Deli Serdang, Jumat (31/3/2023).
Terkait adanya desakan sejumlah pihak agar PON dibatalkan dilaksanakan di Sumut, Suwarno memastikan PON tetap dilaksanakan pada 8 September 2024 dan sudah menjadi keputusan bulat dari pemerintah pusat.
“Kalau tunda tidak, karena dari Ratas yang lalu bapak presiden menghendaki pelaksanaan PON dilaksanakan 2024 dan dibuka pada 8 September,” ujarnya.
Selain itu Kadispora Sumut Bahruddin Siagian mengatakan pembangunan dua venue tersebut menjadi peninggalan atau warisan sebagai tuan rumah PON. Untuk Stadion Madya atletik akan dibangun dua lintasan atletik, sedangkan Martial Arts disedikan untuk pertandingan jujitsu, karate, taekwondo, dan wushu.
“Hari ini, kita berdiri di lahan 300 hektar yang sudah kita bebaskan dan bersertifikat hak pakai, dan hari ini sedang di proses hak pengelolaan lahan. Sudah proses di BPN, dan semua ada prosesnya,” ujarnya.
Terkait adanya isu yang berkembang bahwa pembangunan sejumlah venue, lokasi pariwisata, dan kepentingan komersil di lahan seluas 300 hektar untuk kepentingan sepihak, namun Baharuddin menegaskan nantinya justru akan dimanfaatkan untuk masyarakat umum. Karena dalam jangka panjang akan dibangun rumah sakit, hotel, dan pusat perbelanjaan serta rekreasi.
“Bukan untuk kantor gubernur, bukan untuk kantor bupati, tapi ini adalah untuk fasilitas umum anak-anak muda, anak-anak yang punya talenta menjadi atlet kebanggaan Sumut di tingkat nasional maupun internasional. Maka, semua venue ini berstandart internasional,” tegas Baharuddin.
Seperti diketahui, Sumut sebagai tuan rumah PON 2024 bersama Aceh tengah mempersiapkan sejumlah venue cabor, baik pembangunan baru maupun renovasi. Sejumlah GOR yang bakal direnovasi untuk persiapan PON, antara lain Gedung Bowling, futsal, kolam renang, GOR Veteran, Stadion Mini pancing, hingga Gedung Serbaguna Pemprovsu. (***)





