Dalam laga sebelumnya, Indonesia menciptakan 19 tembakan dan 8 shot on target. Ketenangan dalam pertandingan menjadi masalah yang harus segera dituntaskan Tim Garuda. Selain itu, Shin menyoroti masalah fisik yang belum seratus persen siap. Apalagi Indonesia tak menggelar laga uji coba jelang turnamen, ditambah dengan mayoritas pemain dari Liga 1 nyaris tak bertanding sejak Oktober silam.
Terakhir kali Timnas Indonesia bertanding pada ujicoba September lalu. Shin menegaskan akan memperbaiki kondisi itu jelang melawan Brunei. “Pemain kami ada yang belum berlaga sejak dua sampai sampai empat bulan setelah laga menghadapi Curacao,” ungkap Shin. “Saya yakin ke depan akan lebih baik,” tambahnya.
Sementara situasi lebih berat mesti dihadapi Brunei. Sejauh ini mereka belum mampu memberikan perlawanan ketat. Kendati demikian, Brunei perlahan menunjukkan sedikit perkembangan di laga kedua dengan mampu mencetak 1 gol dari 7 kali tembakan (1 shot on target). Sebelumnya, di laga pembuka kontra Thailand, Brunei hanya mampu melesatkan 2 kali tembakan dan keduanya on target. Dari kesempatan itu, tak satu pun berbuah gol. Di saat yang sama, tim lawan Indonesia siap kembali menunjukkan performa terbaik.
Catatan MEDANSPORT.ID
Timnas Indonesia baru memainkan satu pertandingan di Grup A. Anak-anak asuh Shin Tae-yong mengalahkan Kamboja 2-1 di SUGBK, Jakarta. Gol-gol Skuad Garuda dicetak oleh Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Di lain pihak, Brunei telah memainkan dua laga. Hasilnya menyesakkan bagi mereka. Brunei berturut-turut dihajar Thailand 0-5 dan dihantam Filipina 1-5.
Menilik 5 pertemuan terakhir, Indonesia unggul atas Brunei dengan 4 kemenangan dan satu kekalahan. Sementara, kemenangan terakhir Indonesia direngkuh atas Brunei pada 2017 di Tsunami Cup yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Indonesia saat itu menekuk Brunei dengan skor, 4-0. Gol Indonesia disumbang; Hansamu Yama, Septian David, Fachruddin Aryanto, dan Yabes Roni. Brunei berpeluang memainkan pertandingan dengan formasi 4-4-2. Lini belakang bisa saja kembali dipercayakan untuk Wafi Aminuddin dan Yura Indera Putera.
Sementara, pencetak gol Ramizie Ramli berpeluang berduet dengan Ali Rahman di lini penyerangan. Sebaliknya, Indonesia berpeluang menurunkan formasi 4-2-3-1. Dominasi permainan akan berusaha ditunjukkan anak-anak Garuda. Pilihan pemain Shin menjadi hal menarik dalam laga nanti. Ia bisa saja menggunakan laga kontra Brunei untuk menemukan ritme permainan, atau sebaliknya melakukan banyak rotasi.
Brunei selalu kebobolan 5 gol di tiap laga dalam 2 laga yang sudah mereka mainkan di Grup A Piala AFF 2022. Dalam 2 laga itu, Brunei juga selalu kalah. Brunei selalu kalah dalam tiga laga terakhir mereka. Sementara itu, Timnas Indonesia selalu menang dalam 4 laga terakhirnya.
Timnas Indonesia selalu menang dengan margin minimal 3 gol dalam 3 pertemuan terakhir dengan Brunei. Dalam 3 pertemuan terakhir itu, Timnas Indonesia juga selalu clean sheet, alias tidak kebobolan.
