MEDANSPORT.ID – MEDAN – Prancis memang lebih unggul atas Maroko. Selama pertemuan kedua tim, Prancis meraih 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan saat melawan Maroko dalam 5 pertemuan terakhir kedua tim. Satu-satunya kekalahan Prancis terjadi dalam situasi adu penalti. Pertemuan terakhir Prancis dan Maroko terjadi dalam laga uji coba tahun 2007 dengan skor 2-2. Maroko unggul lebih dulu melalui Tarik Sektioui, tetapi dibalas oleh Sidney Govou dan Samir Nasri. Maroko bisa bangkit melalui gol penyama kedudukan dari Youssef Mokhtari pada menit 85′.
Namun di pertemuan babak semifinal Piala Dunia 2022 yang digelar di Al Bayt Stadium, Kamis (15/12/2022) pukul 02.00 WIB, apakah Singa Atlas mampu mengubur si Ayam Jantan? Sejauh ini Les Bleus (julukan Prancis-red) adalah juara bertahan dan punya komposisi pemain lebih bagus dibandingkan The Atlas Lions.
Tapi keberhasilan Timnas Maroko menembus semifinal Piala Dunia 2022 membuktikan tim yang diasuh oleh Walid Regragui itu layak diperhitungkan. Hasil 2 laga sebelumnya di babak gugur, yakni kontra Spanyol dan Portugal, bahkan menegaskan Maroko pantas disebut “pembunuh raksasa.
Kedisiplinan Timnas Maroko seperti saat meredam serangan Spanyol dan Portugal berpeluang bisa menyulitkan Prancis. Motivasi kembali memecahkan rekor, yakni sebagai Tim Afrika pertama yang lolos ke final piala dunia, tentu memompa tenaga Achraf Hakimi dan kawan-kawan.
Melihat perjalanan Maroko hingga melesat ke semifinal, Prancis memang harus waspada. Faktanya, Maroko tak terkalahkan ketika bertemu Kroasia, Belgia, Spanyol, dan Portugal. Dari deretan lawan itu, bahkan hanya Kroasia dan Spanyol yang bisa menahan imbang Maroko 0-0 di waktu normal. Catatan lainnya adalah sepanjang turnamen ini gawang Maroko hanya kebobolan satu gol.
Itu pun tercipta dari gol bunuh diri Nayef Aguerd. Dengan kata lain, belum ada pemain lawan yang mampu menjebol gawang Maroko. Maka, tak heran jika Didier Deschamps selaku pelatih Prancis menyatakan tidak mau menganggap remeh Maroko. Bagi banyak orang, keberhasilan Maroko ke semifinal adalah sebuah kejutan, tetapi tidak menurut Deschamps.
“Kami menatap semifinal dengan sangat serius karena Maroko layak berada di sini. Mereka bisa sampai di semifinal dengan catatan luar biasa. Ketika sebuah tim melakukan hal tersebut melawan tim negara-negara hebat, artinya itu bukan sebuah kejutan lagi,” kata Deschamps, seperti dikutip dari situs federasi sepakbola Prancis (FFF).
Pernyataan Deschamps mengisyaratkan Timnas Prancis akan bermain dengan hati-hati di semifinal melawan Maroko. Sang pelatih perlu menyiapkan strategi yang mumpuni untuk melumpuhkan lini pertahanan The Atlas Lions. Maroko sendiri juga bertekad untuk melangkah lebih jauh. Saat ini mereka adalah negara Afrika pertama yang bisa menembus semifinal Piala Dunia.
Mereka saat ini ingin menjadi negara Afrika pertama yang berhasil lolos ke final Piala Dunia. “Kami masih bisa memberikan banyak hal di lapangan. Sejujurnya, kesuksesan kami adalah peran besar dari pelatih Walid Regragui. Saya senang karena kami bisa membayar kepercayaan darinya,” ucap bek Maroko, Yahya Attiat-Allah, dikutip dari laman FIFA.





