Queiroz tak punya banyak alasan untuk mengganti susunan 11 utamanya dalam laga nanti. Hasil positif yang diraih saat bersua Wales di laga kedua membuatnya optimistis dengan starting line-up miliknya itu. Beberapa perubahan mungkin bisa terjadi mengingat ada beberapa pemain yang diduga cedera, salah satunya Sardar
Azmoun.
Sebaliknya, AS masih akan mengandalkan pemain kenamaan seperti Pulisic dan Weston McKennie. Berhalter diprediksi akan memainkan penggawa terbaiknya dalam laga ini.
Catatan MEDANSPORT.ID
Selain dilatarbelakangi konflik politik antara kedua negara, Iran vs AS juga bakal panas jika mengingat betapa krusialnya pertandingan nanti. Bagi Iran mau pun AS, kalah bukanlah opsi. Iran memang mengawali langkah dengan pahit. Mereka kalah telak 2-6 dari Inggris. Dua gol hiburan Iran dalam laga itu dicetak oleh Mehdi Taremi.
Kedua negara pernah berjumpa di Piala Dunia 1998, dengan skor 2-1 untuk kemenangan Iran. Dua gol Iran saat itu dicetak oleh Hamid Estili dan Mehdi Mahdavikia. Sementara itu, AS hanya bisa memperkecil ketertinggalan lewat Brian McBride. Dua tahun berikutnya, tepatnya pada Januari 2000, mereka kembali bertemu. Kali ini, keduanya bertarung dengan sengit dan hanya menghasilkan skor imbang 1-1.
Iran tak terkalahkan dalam 2 pertemuan dengan AS sejauh ini: menang 2-1 di fase grup Piala Dunia 1998, kemudian seri 1-1 di laga friendly tahun 2000. Iran cuma kalah 3 kali dalam 23 laga terakhirnya. Iran cuma gagal mencetak gol di 1 laga dalam 24 laga terakhirnya.
Iran cuma menang 2 kali dalam 12 laga terakhirnya di Piala Dunia. Iran selalu mencetak 2 gol dalam 2 laga terakhirnya di Piala Dunia. AS cuma kalah 2 kali dalam 12 laga terakhirnya. AS tanpa kemenangan dalam 5 laga terakhirnya. AS cuma menang 2 kali dalam 14 laga terakhirnya di Piala Dunia. AS tanpa kemenangan dalam 5 laga terakhirnya di Piala Dunia.





