Madura United pun mengajukan hal serupa. Dalam pernyataan resmi klub yang dipublikasi lewat media sosial, Madura United meminta pengurus PSSI mundur dari jabatannya, sebagaimana diminta TGIPF yang dipimpin Menko Polhukam Mahfud MD.

“Namun, Jika PSSI tidak ada keinginan melaksanakan rekomendasi TGIPF (mundur), maka kami [manajemen Madura United] akan segera mengirim surat resmi untuk melaksanakan KLB,” tulis Madura United di Twitter.

Sehari berselang, giliran PSM Makassar membuat pernyataan resmi. Lewat sang CEO yang baru, Sadikin Aksa, PSM mengajukan tiga permintaan, yang salah satunya adalah segera menggelar KLB sebagai bentuk transformasi sepak bola nasional.

Selain keempat tim Liga 1 ini, belum ada lagi klub yang meminta KLB. Beberapa di antaranya, yakni Persija Jakarta, PSIS Semarang, dan Arema FC menyatakan berduka atas Tragedi Kanjuruhan dan mendukung transformasi sepak bola.

Pada Kamis (27/10/2022), Manajer Persikab Kabupaten Bandung, Nandang Sunandar, mendesak PSSI untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). Persikab ingin KLB segera digelar meski masih menunggu hasil rapat antarmanajer klub Liga 2.

“Kita menunggu, kebetulan ada rapat antarmanajer hari Jumat besok, nanti rapat hasilnya dari situ kita bahas. Tapi kalau Persikab sendiri setuju kalau KLB itu. Saya pribadi juga [setuju],” kata Nandang dikutip dari Detik. (dtc/nt)

Daftar Voters yang Menuntut KLB PSSI:
1. Persis Solo
2. Persebaya Surabaya
3. Madura United
4. PSM Makassar
5. Persikab Kabupaten Bandung

Bagikan: