Para penonton semakin terkesan saat Master Supandi memperagakan gerakan yang melibatkan bagian pinggang. Dari gerakan dari aturan nafas Master Supandi, walau dominan tergambar kelembutan maupun kelenturan gerak, tetapi juga menyimpan suatu kekuatan dan energi luar biasa.
Semua undangan dan penonton yang memenuhi Tiara Convention bertepuk tangan memberi aplaus. Mereka kagum, di usia Master Supandi yang tidak lagi muda, tapi masih mampu melakukan gerakan-gerakan taiji dengan
baik.
Ketua Umum PB WI diwakili Wakil Bendahara Gunawan Tjokro, saat membuka kejuaraan menyampaikan terimakasih kepada Master Supandi Kusuma, Bapak Taiji Indonesia, atas jasa dan sumbangsihnya selama ini membawa Wushu Indonesia di pentas internasional.
PB WI bahkan berharap, Kejuaraan Taiji Piala Master Supandi Kusuma ini, bisa menjadi kelender tetap, dan digelar berkesinambungan karena manfaatnya sangat positif, khususnya menjaring talenta-talenta taiji andal.
Sedangkan Ketua DPR RI Sofyan Tan juga mengapresiasi Master Supandi, yang totalitas membina wushu. Anggota Komisi X DPR RI ini bahkan berharap melalui Kejuaraan ini kian mempopulerkan wushu di tengah-tengah masyarakat yang kini cenderung emosional.
“Yang saya tahu, belajar dan menggeluti wushu itu membuat kita lebihsabar, tenang, tidak emosional, panjang umur dan awet muda,” kata Sofyan Tan yang mengaku sudah merasakan manfaat berlatih wushu khususnya untuk kesehatan.





