Karena itu, ia meminta anak asuhnya untuk tidak anggap remeh Laskar Rencong dan tetap serius demi bisa meraup poin sempurna dari sang lawan.

“Kendati mereka baru terbentuk, mereka juga berbahaya. Karena yang paling penting itu saat pertandingan, mereka motivasinya lebih dari kita, tentu itu berbahaya bagi kita. Itu sudah umum kalau dipertandingan sepak bola.

Sementara itu Laskar Rencong belum memulai pertandingan musim ini, dan akan debut menghadapi Ayam Kinantan. Berbekal pengalaman di Liga 1 musim lalu, tim Banda Aceh diperkirakan akan menurunkan skuad terbaiknya menghadapi PSMS Medan.

Walau memiliki sejumlah masalah jelang kompetisi dimulai, Persiraja Banda Aceh akhirnya bisa mengikuti kompetisi Liga 2 musim ini.

Dari sejumlah sumber diperoleh, Persiraja Banda Aceh mengemas formasi 4-4-2. Pasukan Rencong sepertinya lebih mengutamakan lini pertahanan dan permainan di sisi tengah. Lewat pemain andalan Donni Deo Hasibuan dan Martunis, umpan-umpan bola bisa langsung menusuk pertahanan PSMS Medan yang dikawal Joko Susilo.

Hanya saja, formasi awal ini diprediksi akan berlangsung pada babak pertama saja yang dilakukan pelatih Persiraja Banda Aceh. Bisa jadi di babak kedua Washiyatul Akmal mengubah strategi melihat dari perjuangan skuad intinya berlaga.

Lain halnya pelatih PSMS Medan, I Putu Gede yang diyakni tetap pada skema saat menahan imbang PSKC Cimahi pekan lalu. Dengan skema 4-3-3, I Putu Gede berharap para pemainnya tetap konsen memperkuat lini pertahanan yang dikawa pemain seniornya Joko Susilo.

Bagikan: