Sementara panitia Porkot XII Tahun 2022 untuk cabor angkat besi, Afandi Harahap mengatakan, piahknya tetap menjalankan perintah KONI Medan agar setiap kontingen harus menjunjung tinggi sportifitas agar pertandingan berjalan lancar sesuai moto olahraga.

“Kita tetap jalankan intruksi KONI Medan sesuai keinginan bapak Drs Eddy H Sibarani MSi agar menggelar pertandingan dengan baik. Selain itu, kita juga meminta agar setiap atlet dan kontingen tetap menjaga protokol kesehatan,” kata Afandi serius.

Sebab tambahnya, menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan bagi setiap atlet dan kontingen, berarti sudah mematuhi peraturan pemerintah.

“Apalagi atlet yang berlaga merupakan atlet yang dipersiapkan menghadapi PON 2024 Sumut-Aceh mendatang. Jadi sangat penting bagi mereka menjaga kesehatan. Sebab mereka penerus atlef angkat besi masa depan daerah ini,” pungkasnya msngakhiri.

Sedangkan pelatih angkat besi Medan, Dian Rana Erge yang juga Sekjen Pengkot PABSI Medan mengatakan, pihaknya akan bekerja lebih serius di Porkot kali ini.

Sebab selain melihat kualitas atlet angkat besi Medan yang dipersiapkan ke PON Sumut-Aceh, juga PABSI Medan harus melihat atlet muda diajang Porkot Medan tahun ini untuk direkrut dan dibina sebagai regenerasi kedepan.

“Ya mereka harus mampu memperlihatkan peningkatan pada pesta olahraga kota Medan ini. Sebab kalau mereka berhasil, maka sudah pasti akan berlatih lebih semangat lagi. Apalagi kita juga menggunakan sistim promosi degradasi, karena atlet-atlet muda akan bermunculan diajang Porkot ini,” katanya mengakhiri. (*)

Bagikan: