MEDANSPORT.ID – MEDAN – Datang sebagai tim tamu di Stade de Geneve, bukanlah hal yang mudah bagi Spanyol menghadapi Swiss. Meski berada di posisi 2 klasemen sementara Grup 2 UEFA Nations League A 2022/23, pasukan Luis Enrique dipaksa untuk menang dengan membawa tiga point, Jumat (10/6/2022) pukul 01.45 WIB.

Swiss tampil buruk di 2 laga awal UEFA Nations League Grup 2 Liga A karena mengalami kekalahan beruntun atas Ceko dan Portugal. Mereka pun berada di dasar klasemen sementara, di bawah Spanyol yang berada di posisi 2 dengan 2 poin.

Penampilan Spanyol sendiri tidak lebih impresif dari Swiss. Mereka hanya bermain imbang dengan Portugal dan Ceko di 2 laga awal. Padahal, dalam laga tersebut La Furia Roja selalu tampil dominan atas lawannya. Meski pun menderita kekalahan di 2 laga awal UEFA Nations League 2022 Liga A Grup 2, pemain belakang Swiss, Fabian Frei, tetap optimis timnya segera bangkit. Hal itu dikarenakan mereka memiliki pelatih yang bagus yakni Murat Yakin.

“Murat Yakin, tahu betul cara menyampaikan ide sepak bolanya kepada pemain. Dia juga berhasil meyakinkan setiap pemainnya untuk tetap percaya diri dan siap bermain,” kata Fabian Frei, dikutip dari SRF.

Pun begitu, hal tersebut belum cukup karena Swiss mengalami 2 kekalahan beruntun di UEFA Nations League 2022. Karenanya, Murat Yakin, diharapkan bisa membawa timnya meraih poin saat menjamu Spanyol di matchday 3. Di sisi lain, Spanyol bakal menjadi lawan yang sulit bagi Swiss. Apalagi La Furia Roja, sedang berupaya bangkit setelah gagal menang di 2 laga awal.

Karenanya, laga kali ini bakal menjadi upaya kedua tim untuk bangkit dari hasil buruk. Spanyol sendiri memiliki modal yang bagus meski gagal meraih kemenangan melawan Ceko dan Portugal. Pasalnya, tim besutan Luis Enrique, menunjukkan mental yang kuat, terutama saat berhasil memaksakan hasil imbang melawan Ceko, meski tertinggal 2 kali.

Saat menghadapi Ceko yang tampil bertahan setelah unggul, Spanyol membuktikan mental yang kuat. Rodri dan kawan-kawan berhasil menyamakan kedudukan berkat permainan yang sabar untuk membongkar pertahanan lawannya. Menghadapi Swiss yang juga memiliki karakter permainan bertahan, hal tersebut diprediksi bakal menjadi hal yang bagus.

Pasalnya, mereka mulai bisa menemukan cara membongkar pertahanan lawan yang selalu tampil bertahan.

Bagikan: