Max Biaggi Terpilih Sebagai Legenda MotoGP

MEDANSPORT.ID - TOSKANA - Max Biaggi telah resmi menjadi legenda MotoGP . Mantan pembalap asal Italia itu mendapat kehormatan untuk masuk ke dalam Hall of Fame kompetisi balap motor paling bergengsi di dunia itu.

Setelah dua tahun ditunda karena pandemi Covid-19, upacara penobatannya sebagai legenda MotoGP berlangsung hari ini, Jumat (27/5/2022), di Sirkuit Mugello pada hari pertama seri MotoGP Italia 2022. Dalam acara tersebut, CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, memberikan medali penghargaan untuk pria yang kini berusia 50 tahun itu.

Biaggi pun mengungkapkan bahwa hari ini merupakan hari yang sangat istimewa untuknya. Tak lupa dia mengucapkan terima kasih pada Carmelo dan juga Dorna karena menurutnya tanpa mereka tidak mungkin dia bisa meraih penghargaan tersebut.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang membuat ini terjadi; semua tim pabrikan di masa lalu, mulai dari Aprilia, Honda, Yamaha, dan semua orang yang ada di sini pada dasarnya adalah orang-orang yang mendukung saya sepanjang waktu, di tim yang berbeda dan situasi yang berbeda, di hari-hari baik dan hari-hari buruk,” kata Biaggi.

“Jadi, saya bangga bahwa semua orang datang. Bagi saya, ini sangat berarti, karena hidup masih terus berjalan setelah balapan,” imbuhnya, dilansir dari laman resmi MotoGP Perjalanan karier Biaggi bisa dibilang sangat luar biasa.

Memulai balapan profesionalnya di usia 18 tahun, dia sukses menembus kelas 250 cc dua tahun kemudian tepatnya pada musim 1991. Tiga tahun berselang, pria kelahiran 26 Juni 1971 itu sukses merebut gelar juara dunia pertamanya di kelas 250 cc, yang sekaligus merupakan gelar perdana bagi Aprilia di kelas tersebut.

Setelah itu, dia mampu mengulangi prestasi yang sama hingga empat kali berturut-turut di mana gelar terakhirnya pada 1997 diraih bersama Honda. Pada musim 1998, Biaggi akhirnya naik ke kelas utama dan berhasil meraih kemenangan pada balapan debutnya di kelas 500 cc.

Dia pun menjadi runner up di akhir musim dan selalu tampil apik sampai musim terakhirnya di MotoGP pada 2005 dengan catatan tidak pernah finis di luar posisi lima besar klasemen akhir. Ketika meninggalkan paddock Grand Prix, pria asal Roma itu telah mengumpulkan 42 kemenangan, yang 13 di antaranya di kelas utama, 111 podium dan 56 pole position secara keseluruhan.

Namun, setelah itu kariernya belum selesai. Biaggi melanjutkan kariernya di ajang World Superbike (WSBK) dan sukses menyabet dua gelar yang dibukukannya pada 2010 dan 2012. Alhasil, dia menadi legenda MotoGP pertama yang juga berstatus sebagai juara WSBK.

Selain itu, Biaggi adalah salah satu dari 10 pembalap yang menorehkan 100 podium di ajang Grand Prix, dengan rincian 53 podium di kelas 250 cc dan 58 di kelas 500 cc/MotoGP. Dia juga merupakan pembalap Italia dengan podium Grand Prix ketiga terbanyak, dia hanya kalah dari Valentino Rossi dan Giacomo Agostini.

Dengan sederet prestasinya tersebut, maka Dorna tak ragu untuk memasukkan namanya ke dalam Hall of Fame. Tentunya, hal itu ditujukan agar semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pembalap terhebat yang pernah mentas di MotoGP. (snd/nt)

Penulis:

Baca Juga