“Persiapan  sudah matang pokoknya. 80%, jadi tinggal menunggu hari H-nya saja. Latihan rutin terus dilaksanakan di lapangan pora-pora Disporasu Jalan Williem Iskandar No.272, Medan Estate pada setiap hari Senin, Rabu dan Jumat di bawah bimbingan pelatih Syahputra,” ujar cewek yang akrab di sapa Putri ini di Medan, Sabtu (9/4/2020).

Anak dari pasangan Sunardi dan Juraini ini tertarik dengan olahraga petanque karena olahraga dari Perancis ini mulai di minati kawula muda kota Medan. Pétanque dimainkan dengan cara melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang diletakkan di depan pemain sebagai sasaran dan kaki harus berada di lingkaran kecil. Permainan ini biasa dimainkan di rerumputan, pasir, atau permukaan tanah lain. Olahraga ini bisa dilakukan secara individu maupun beregu.

“Saya tertarik dengan petanque ini karena mudah dipahami dan telah digeluti sejak kelas X  SMK Hangtuah Belawan. Kepraktisan dan kemudahan cara serta aturan bermain olahraga petanque inilah yang menjadikan saya menyukai olahraga tersebut,” sebut mahasiswi Politeknik Ganesha Medan ini.

Bagi cewek yang berdomisili di Blok 13 Lingkungan XI P. Sicanang Belawan, mendalami suatu cabang olahraga yang sesuai dengan bidangnya merupakan hal yang penting. Setelah bergabung sebagai atlet binaan KONI Medan, Putri akhirnya memutuskan fokus di cabang olahraga petanque. Atlet yang dilahirkan 5 Mei 2002 mengakui bahwa salah satu motivasi besar dirinya memilih untuk menekuni petanque ingin sehat, bugar dan meraih prestasi.

Menurut anak sulung dari empat bersaudara ini, dirinya dalam kondisi performa yang baik dan siap tampil maksimal, sehingga dia yakin bakal mampu bersaing dengan para lawan-lawannya, pada ajang Porprovsu, sebagai seleksi tahap akhir untuk penentuan lolos ke pesta olahraga nasional yang digelar empat tahun sekali yang akan dihelat di Sumut-Aceh pada 2024, mendatang.

Pemilik tinggi 163 cm dan bobot 58,9 kg, saat ini fokus latihan dengan target untuk memberikan medali emas bagi kontingen Medan. “Insya Allah target bisa memberikan medali emas bagi Kota Medan, dan tentunya menjadi bagian dari kontingen Sumut di PON Sumut-Aceh”, tutup Putri (*)

Bagikan: