Benny juga menegaskan bahwa kejuaraan ini tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Seluruh peserta, baik wasit dan juri hingga panitia telah divaksin dengan dicek sertifikat vaksinnya masing-masing. Benny juga merasa bangga karena arena pertandingan karate ini menggunakan sistem digimatch yang lebih canggih dan efisien.

Melalui sistem ini, input nama atlet, sistem pendaftaran, timer, baik input nilai kata, drawing, hingga hasil pertandingan dapat dengan mudah diperoleh.

“Kita cukup bangga karena sistem ini untuk pertama kali di Sumut dan olahraga karate yang memakainya, dan ini akan pengembangan ke olahraga lainnya,” pungkas Benny

Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution (pakai baju karate) didampingi Ketua Umum FORKI Medan Hasrul Benny Harahap SH MHum dan Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani saat berfoto bersama dengan atlet dan panitia seusai acara pembukaan di Gelangang Remaja Medan.

Bagikan: