Lebih lanjut Enjang mengatakan kami mohon doa restu dari pengurus KONI Medan dan Pengprov IPSI Sumut serta masyarakat Medan dalam perjalananan pembinaan atlet jika mengalami kendala dan hambatan kami mohon masukan, sehingga ke depannya pesilat Medan dapat mengharumkan nama Medan, Sumut bahkan Indonesia.
Sementara itu, Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani mengatakan Eddy pada hari ini kita sangat bahagia IPSI Medan telah melaksanakan acara pelantikan yang merupakan salah amanah organisasi. Masalah kinerja IPSI Medan tidak diragukan lagi karena merupan periode kedua di bawah pimpinan Enjang Bahri.
“Tugas dari pengurus yang dilantik semakin berat dalam menghadapi PON Sumut-Aceh pada 2024 mendatang. Cabang olahraga pencak silat akan digelar di Sumut. Sehingga ke depannya melahirkan pesilat-pesilat yang berprestasi,” sebutnya.
Dia pun meyakino dan percaya IPSI Kota Medan di bawah komando Enjang Bahri untuk periode kedua siap melahirkan pesilat yang tangguh dan memiliki mental juara.
“Tahun depan kita akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) salah satunya cabor pencak silat dipertandingkan. Ajang Porprovsu menjadi kesempatan emas bagi IPSI Medan untuk menurunkan pesilat terbaik, sehingga dapat mendominasi pesta olahraga Sumut tersebut dan dapat lolos menuju PON XXI,” tukas Eddy.
Sambung Eddy, masa pandemi saat ini bukan halangan bagi pesilat untuk meraih prestasi. Para pesilat yang sudah vaksin diimbau untuk tetap setia menerapkan Prokes selama latihan maupun saat beraktivitas sehari-hari. Gerakan 5 M harus tertanam dalam jiwa atlet berupa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
“Intinya gerakan 5 M jangan sampai lengah diterapkan. Hal ini agar virus Covid-19 segera berakhir dari tanah air dan geliat olahraga dapat kembali berjalan normal,” papar Eddy.
Di tempat yang sama, Ketua Umum Pengprov ISSI Sumut Dahliana mengatakan kepada pengurus yang dilantik harus bekerja keras untuk memajukan IPSI kota Medan. Apalagi saat ini Medan PPKM level II sehingga kejuaraan pencak silat dapat di gelar kembali dengan ketentuan tetap mematuhi Prokes.
“Adanya kejuaraan pencak silat tentunya akan menambah pengalaman dan jam terbang bagi pesilat. Untuk itu, IPSI Medan ke depannya dalam kejuaraan pencak silat Sumatera Utara harus tampil sebagai juara umum,” tegas Dahliana.






