*Kadispora Medan Serius Benahi Stadion Teladan Demi Tuan Rumah
Menyahuti hal itu, Kadispora Kota Medan Pulungan Harahap mengatakan pihaknya telah mendata sarana olahraga yang ada seperti Stadion Teladan dan Kebun Bunga di Jalan Candi Borobudur Medan. Selain itu, lanjut Pulungan, ditambah lagi dengan 7 sarana olahraga berupa lapangan sepak bola di 7 kecamatan.
“Sebab, instruksi Pak Wali, bagaimana agar sarana olahraga yang ada ini bisa dinikmati oleh masyarakat. Untuk itu, kami data dalam rangka penataan,” bilang Pulungan Jumat, (1/10/2021).

Khusus untuk Stadion Teladan, sambung Pulungan, akan mulai dilakukan perawatan seperti pengecatan. Terlebih, dalam rangka persiapan Liga 2 Indonesia putaran kedua yang mulai bergulir 1 November mendatang, sehingga Kota Medan dapat menjadi tuan rumah sesuai yang diharapkan Bobby Nasution. Oleh karenanya, pengerjaan akan terus dikejar.
“Waktunya kan sebulan lagi, itu yang kita kejar. Untuk Stadion Teladan saja di P-APBD 2021 sudah dianggarkan sebesar Rp 1 miliar. Terbilang tidak banyak, namun akan kita optimalkan untuk penataan lapangan, pengecatan, penataan listrik, lampu dan perbaikan ruangan-ruangan yang ada di Stadion Teladan,” imbuhnya.
Peralihan kewenangan pengelolaan dari DKP ke Dispora, tambah Pulungan, agar Kemenpora RI dapat membantu Pemko Medan dalam pembenahan Stadion Teladan. Bahkan, saat ini, Detail Engineering Design (DED) nya juga tengah dipersiapkan.
“Upaya ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Pak Wali terhadap dunia olahraga termasuk bagi PSMS Medan agar dapat kembali Berjaya,” imbuhnya.
Pulungan selanjutnya mengungkapkan bahwa Dispora akan berencana membentuk klub khusus sekolah sepak bola (SSB) di bawah binaan Dispora dimulai dari usia 12 tahun. Rencana ini bertujuan sebagai wadah untuk melahirkan cikal bakal pemain PSMS Medan di masa mendatang.
“Nanti akan kita buat di bawah naungan Dispora. Sebab, salah satu tugas kita adalah pembinaan atlet usia pelajar. Bahkan kita juga berencana nantinya para pemain binaan kita ini akan diberikan uang saku setiap bulannya. Pelatihnya kita usulkan dari para mantan pemain PSMS Medan. Ini juga jadi bentuk keseriusan Pak Wali untuk pembinaan atlet-atlet muda,” sebutnya mengakhiri. (*)






