*PSMS Medan

Kalahkan Paya Bakung 4-0, Manajer PSMS Medan Makin Positif Tatap Kompetisi

PSMS Medan
PSMS Medan

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- PSMS Medan menuai hasil positif dalam agenda ujicoba menghadapi tim Liga 3, Paya Bakung United, Sabtu (25/9/2021) sore.

Berlaga di Stadion Teladan Medan, anak asuh Ansyari Lubis berhasil menang dengan skor telak 4-0.

Keempat gol diciptakan masing-masing oleh Rachmad Hidayat saat laga baru berlangsung 3 menit. Gol kedua diciptakan Joko Susilo pada menit 35, Ilham Fathoni menit 65, dan gol penutup Rizky Sena di menit 74.



Menyahuti hasil tersebut, sang manajer Mulyadi Simatupang mengaku puas. Hanya saja dirinya masih melihat ada beberapa hal yang harus diperbaiki

"Secara hasil positif, tapi masih harus ada beberapa perbaikan ya terutama pada transisi pemain. Misalnya passing, padahal tim yang kita hadapi masih katakanlah satu tingkat di bawah kita," ujar Mulyadi.

Dirinya pun menilai laga tersebut masih sebatas simulasi bagaimana bisa bermain cepat demi menatap kompetisi sesungguhnya.

"Kalau saya lihat bagaimana para pemain merebut bola kemudian menekan lawan. Saya kira ada kemajuan dan banyak pilihan juga yang dalam arti kalau saya melihat antara pemain yang diturunkan pertama dengan pemain yang masuk ke dua juga tidak terlalu jauh berbeda. Hampir selevel," ucapnya.

*Jadwal Belum Keluar, Mulyadi Sebut Kerugian Besar Terutama Mental

Disinggung tentang jadwal grup A dan D belum keluar, Mulyadi dan timnya yang masuk dalam grup A atau zona Sumatera mengaku kecewa.

Dirinya menganggap belum ada kepastian jadwal berdampak terhadap mental pemainnya.

"Secara mental pasti adalah kerugian karena mengganggu persiapan itu pertama, yang kedua juga, yang namanya menunggu itu kan tidak enjoy. Sampai saat ini kepastian belum ada. Bahkan isu yang kita dengar bisa-bisa pertandingan dipindahkan ke Pulau Jawa," tegasnya.



Selain itu juga mundurnya jadwal memberi kerugian secara finansial terutama dalam hal kontrak dan penggajian pemain.

"Tidak peduli main dimanapun, asalkan jelas. Biar kita segera berangkat dan tidak lagi diulur-diulur karena nanti ujung-ujungnya pasti ke dana. Kalau nanti diulur bisa-bisa gaji terus jalan. Kompetisinya selesai lebih dari Desember sementara hampir semua kontrak pemain itu selesainya Desember," terang Mulyadi.

Namun, ada hal positif jika laga berlangsung Pulau Jawa, terutama dalam peluang dan persaingan.

"Kalau ini yang terjadi saya kira ini semakin baik bagi kita. Semua Berpeluang sama karena tempatnya netral tidak ada tuan rumah dan semua merasa sama," tutupnya mengakhiri. (*)

Penulis: Kesuma Ramadhan

Baca Juga