*PON XX Papua

Si ‘Tukang Lompat’ Ingin Persembahkan Medali Buat Sumut Di Papua

Aulia Fansyuri Hutagalung sebagai atlet senam ritmik
Aulia Fansyuri Hutagalung sebagai atlet senam ritmik

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- Berangkat dari kebiasaan lompat sana-sini di usia belianya 5 tahun justru menghantarkan Imam Aulia Fansyuri Hutagalung sebagai atlet senam ritmik. Bahkan, Imam panggilan akrabnya itu berkesempatan mengikuti kompetisi di ajang bergengsi PON Papua 2020 nanti.

Bagaimana perjalanan kisahnya? berikut penuturan Imam kepada Medansport.id, saat dihubungi belum lama ini.

"Jadi awalnya orang tua sedikit resah karna saya dulu tukang lasak di rumah sampe tempat tidur jebol terus buat lompat-lompat pada usia 5 tahun. Ketepatan dulu ada juga tetangga yang sudah deluan latihan, jadi orang tua saya dulu dapat arahan dari tetangga dan nyarani latihan di gedung senam Prof. Jepta hutabarat di Samping Stadion Teladan Medan," kenangnya.



Lewat ketekunannya mengikuti agenda latihan, sejumlah prestasi pun menghampiri buah hati pasangan almarhum Affan Sinar Hutagalung dan Romauli Pakpahan ini.

Di antaranya yakni perak O2SN Jakarta pada 2009, Emas Kejurnas Junior Surabaya 2010, Emas Kejurnas Surabaya 2011. Selain itu juga perak PON remaja Jawa Timur 2014, dan Perak Popnas Jawa Barat 2015.

Di antara sekian banyak prestasi yang sudah didapat, ternyata ada kesan yang begitu mendalam Kala mengingat kisah 2014 saat turun PON remaja junior.

"Pada saat itu saya mengalami cedera di lutut kiri, tetapi saya masih bisa mendapatkan 1 perak dan 1 perunggu di final alat palang sejajar dan kuda kuda pelana," ujarnya.

Nah bagaiman target di Papua nantinya, Imam tak ingin muluk-muluk. Dirinya hanya ingin memberikan yang terbaik bagi Sumatera Utara.



"Target Papua Target saya bisa mencapai final peralat dan kalau Allah mengizinkan bisa membawa pulang mendali. Saat ini saya udah mulai rangkaian gerak terus dalam setiap main alat, dibarengi sedikit fisik ringan agar tetap menjaga power," terang Imam.

Di akhir Imam pun menyampaikan harapannya untuk dapat membahagiakan orang tua dan tentunya menjadi anak yg bisa berbakti dan mengharumkan nama daerah maupun negara. (*)

Penulis: Joko Heriyanto
Editor: Kesuma Ramadhan

Baca Juga