MEDANSPORT.ID – MEDAN – Tinju Sumatera Utara memiliki tradisi emas selama Pekan Olahraga Nasional (PON) digelar. Saat menjadi tuan rumah, Sumut tak sekadar ingin menjaga tradisi itu, tapi ingin merajai arena PON 2024.

Momentumnya begitu positif saat ini. Sebab Pertina Sumut di bawah kepemimpinan Sabam P Manalu SE MAP melakukan persiapan yang matang pada PON kali ini. Sumut bakal turun dengan kekuatan penuh yang mengisi 20 kelas yang dipertandingan. 11 kelas putra dan 9 putri

Pelatih tinju Sumut Anharsyah Tua Harahap mengungkap target mereka merata di semua kelas. Sebab menurutnya, kualitas para petinju merata.

“Kualitas petinju putra dan putri kita bisa dibilang merata. Ada beberapa yang lemah di bagian putra putri,” ungkap Anhar yang dihubungi di sela latihan di Simalungun, beberapa waktu lalu.

Anhar enggan menyebut petinju yang lemah. Namun menurutnya selama training camp kualitas petinju bisa meningkat. Salah satu petinju yang menunjukkan progres signifikan adalah Ahmad Hatoguan Harahap. Mahasiswa STOK Binaguna itu merupakan pengganti M Umam di kelas 60 kg putra.

Umam yang menjadi kandidat utama dan sempat ikut Pelatda hingga awal tahun ini, terpaksa tidak tampil di PON 2024. Ia memilih untuk mengutamakan kariernya sebagai prajurit TNI dengan menjalani pendidikan Secaba Reg di Bandung.

“Penggantinya Ahmad Hatoguan Harahap menunjukkan progres signifikan selama Pelatda dan terakhir meraih medali perak di kejuaraan Serawak Open 2024 pada bulan Mei yang lalu,” jelas Anhar.

Dari 11 petinju pria, Anhar mengungkap setidaknya ada 6 yang berpotensi meraih medali emas. (mds/rel)

Bagikan: