MEDANSPORT.ID – MEDAN – Wigan tidak pernah bisa mengalahkan United dalam 5 pertemuan terakhir di semua ajang. Baik di Premier League, FA Cup, Community Shield, mau pun uji coba, Wigan selalu keluar sebagai pecundang. Lebih buruk lagi karena tidak ada satu pun gol yang mereka buat dari lima laga itu.

Terakhir kali Wigan bisa mengalahkan United terjadi di laga Premier League 2011-12. Kala itu di kandang sendiri, Wigan menang 1-0. Menariknya gol kemenangan Wigan kala itu dibuat Maloney, sosok yang kini menjadi pelatih Wigan. Nah, di babak ketiga FA Cup/Piala FA 2023/2024, Wigan menjamu Manchester United di DW Stadium, Selasa (9/1/2024) pukul 03.15 WIB.

Menghadapi Wigan yang cuma berasal dari League One (divisi tiga Liga Inggris) tentu membuat peluang Manchester United lolos ke ronde 4 cukup besar. Tim asuhan Erik ten Hag memang dalam posisi favorit. Terlebih, mereka datang dengan status sebagai runner-up Piala FA musim lalu.

Di kubu tuan rumah, Wigan tentu berharap bisa membuat kejutan. Musim lalu mereka terhenti di babak ketiga karena dikalahkan Luton Town. Kini The Latics, julukan Wigan, mengharapkan hasil berbeda. Mereka bakal mengincar mental United yang tengah goyah. Harus diakui bahwa Wigan bukan favorit dalam laga ronde 3 FA Cup
2023/2024. Pencapaian mereka di Piala FA juga tidak terlalu bagus.

Setelah juara pada musim 2012/13, capaian terbaik Wigan setelahnya adalah menjadi semifinalis pada edisi 2013/14. Dalam 9 musim setelahnya, Wigan sangat sering terhenti di babak ketiga, sebanyak 4 kali. Selain musim lalu, momen itu terjadi pada musim 2014/15, 2018/19, dan 2019/20.

Selebihnya, The Latics terhenti di babak perempat final (2017/18), babak keempat (2016/17 dan 2021/22), serta di babak pertama (2015/16 dan 2020/21). Kini, tantangan berat menanti saat Wigan harus bertemu tim seperti Manchester United. Jika ada hal positif yang bisa dimanfaatkan The Latics, adalah fakta bahwa laga ini dimainkan di kandang mereka.

Selain itu, sang tuan rumah juga bisa berharap pada pengalaman dari pelatih Shaun Maloney saat berjumpa United. Maloney merupakan eks pemain Wigan era 2011 hingga 2015. Sepanjang kariernya sebagai pemain, Maloney pernah 14 kali melawan United ketika berseragam Wigan, Hull City, Aston Villa, hingga Celtic di Liga Champions.

Hasilnya memang tidak apik karena dari 14 pertandingan, tim yang dibela Maloney hanya meraih 3 kemenangan, sekali seri, dan kalah 10 kali. Maloney juga hanya mengemas satu gol dari 14 laga itu. Tapi, bicara pengalaman, Maloney tentu paham apa yang harus dilakukan di laga seperti ini.

“Ini akan sangat sulit karena mereka (MU) punya banyak pemain bertalenta. Saya berusaha menciptakan rasa percaya di dalam tim bahwa kami bisa melakukannya. Kami harus membuat laga ini berjalan sulit bagi lawan,” kata Maloney dilansir dari laman resmi klub.

Hal lain yang membuat Wigan boleh percaya diri adalah United akan datang tidak dengan kekuatan terbaiknya. Masih banyak pemain Iblis Merah yang cedera jelang pertandingan ini. Hal itu ditegaskan sendiri oleh Ten Hag dalam sesi konferensi pers. Menurut sang pelatih, timnya akan memainkan susunan pemain yang tidak jauh
berbeda saat melawan Nottingham Forest.

Dalam laga tersebut, United kalah 2-1. “Saya pikir kurang lebih tim kami akan sama seperti saat menghadapi Nottingham Forest,” ucap Ten Hag.

Bagikan: