MEDANSPORT.ID – MEDAN – Bergaya fashionable tiap tampil hingga menjadi pusat perhatian. Namun jangan main-main, meski fashionable olahraga yang digelutinya cukup menantang. Awas! Jangan sembarang becakap bisa ditembak. Candaan itu kerap muncul di telinga para atlet di Kota Medan.

Sebab gaya fashionable perempuan bernama lengkap Dea Wiyaty Sari ini beda dari yang lain. Meski fashionable bukan berarti Dea ingin mempengaruhi lawan tatkala berada di arena. Hanya saja fashionable Dea memang sudah dari dulu dilakoninya tatkala bertanding.

Ya, dara 25 tahun ini salah satu atlet andalan Kecamatan Medan Helvetia di Cabor Penembak. Bahkan pada Porwil ke-VIII Medan kemarin, Dea menyabet medali emas pada kelas Air Rifle Women yang saat itu berlangsung di Lapangan Tembak Perbakin Sumut, Jalan Beringin Helvetia, Medan.

Ada 7 kontingen yang mengirimkan atletnya pada ajang tersebut. Yakni, Kecamatan Medan Helvetia, Kecamatan Medan Marelan, Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kecamatan Medan Barat, dan Kecamatan Medan Medan Timur.

KONI Kecamatan Medan Helvetia di bawah koordinator Ridwan berhasil menempati peringkat kedua dengan torehan 2 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu.

“Hasil raihan emas merupakan target berdasarkan dari hasil evaluasi event-event di beberapa kejuaraan sebelumnya. Tentunya sebelum berlaga di Porwil Kota Medan telah mempersiapkan diri dengan matang dengan melakukan pembenahan dengan target sasaran sehingga lebih fokus dalam bartanding,” ujarnya, Senin (13/3/2023)

Anak dari pasangan Letda CBA M. Karman S. dan May Sriwaty menuturkan raihan prestasi dalam cabor menembak dapat membanggakan kedua orang tua dan keluarga yang terus mendukung dan memberikan motivasi saat latihan maupun bertanding.

“Saya sangat senang dengan olahraga menembak karena menembak salah satu olahraga yang melatih ketepatan (akurasi), emosional, serta mental. Intinya cabor menembak dapat melatih konsentrasi, ketepatan, dan kecepatan karena menembak membutuhkan konsentrasi dalam mencari sasaran tembakan untuk mencapai hasil maksimal,” sebutnya.

Dea Wiyaty Sari bergaya usai bertanding.

Selain itu, kata warga Jalan Gaperta Medan ini, setiap atlet petembak dapat melatih mental dan keberanian untuk dapat mengambil keputusan dengan cepat serta yang tak kalah pentingnya dalam olahraga menembak, seseorang atlet dapat mengontrol diri atau melatih kesabaran.

Pengemar nasi goreng ini terus mempersiapkan diri dengan fokus latihan dengan target untuk meraih medali emas kembali pada kejuaraan berikutnya. “Target kedepan, sama seperti ajang Porwil Kota Medan meraih juara, saya juga mau meraih juara di pesta olahraga nasional bertitle PON XXI yang digelar di Aceh- Sumut pada 2024 nanti,” tutur anak bungsu dari tiga bersaudara itu.

Sebagai atlet kelahiran 6 September 1997 itu bilang akan berusaha menjadi yang terbaik untuk mengharumkan nama Kota Medan mau pun Sumut. (***)

Profil Atlet: 

Nama: Dea Wiyaty Sari
Pretasi: Juara 3 Porkot Kota Medan XII Tahun 2022, Juara 3
Kejuaraan Daerah Menembak Perbakin Sumut Tahun 2022
Nama Orangtua
Ayah : Letda CBA M. Karman S.
Ibu : May Sriwaty
Kelahiran: Binjai 6 September 1997
ig : deawiyaty
Target PON 2024: Insah Allah bisa raih medali emas

Bagikan: