MEDANSPORT.ID – MEDAN – Juventus dan Atalanta termasuk dua tim yang cukup sengit setiap bersua. Selama 4 kali bertemu pada 2021, Juventus maupun Atalanta masing-masing mengemas 2 kemenangan. Sementara 1 laga terakhir pada 2022 dipungkasi dengan skor imbang 1-1.
Kini keduanya bersua di markas di si Nyonya Tua pada pekan ke 19 Serie A Italia di Allianz Stadium, Senin (23/1/2023) pukul 02.45 WIB. Setelah bersaing di papan atas klasemen Liga Italia 2022/2023 hingga giornata ke-18, Juventus terlempar di peringkat 10. Hukuman pengurangan 15 poin dijatuhkan federasi sepak bola Italia (FIGC) kepada Juventus karena dianggap melakukan false accounting terkait jual-beli pemain dan laporan keuangan saat masa pandemi.
Upaya Juventus kembali memburu gelar juara pun semakin berat. Bianconeri saat ini tertinggal 25 poin dari Napoli selaku sang pemuncak klasemen. Butuh perjuangan ekstra bagi Juve guna mendongkrak posisi mereka dari papan tengah. Di kubu seberang, Atalanta berpeluang untuk masuk ke zona UCL. La Dea saat ini telah menyamai perolehan poin Lazio sebagai peringat ke-4. Jika Atalanta berhasil menang atas Juventus, maka mereka bisa mengambil alih Lazio.
Kasus yang dialami Juventus tidak hanya berbuah pengurangan poin. Hukuman larangan beraktivitas di sepak bola juga diberikan kepada mantan petinggi klub yang terlibat. Dilansir dari footballitalia.com, terdapat Fabio Paratici (2,5 tahun), Andrea Agnelli dan Maurizio Arrivabene (2 tahun), serta Pavel Nedved (8 bulan).
Apa yang sedang terjadi pada Juve saat ini jelas mengganggu tim untuk mengarungi sisa kompetisi 2022/2023. Peluang Juve untuk mengangkat trofi Liga Italia pun semakin tipis. Pasukan Massimiliano Allegri mesti memulai gionarta ke-19 Serie A dari papan tengah klasemen. Setelah digasak Napoli 5-1 pada 14 Januari 2023, Juventus sebenarnya kembali memperoleh momentum bagus.
Bianconeri menyungkurkan AC Monza dengan skor 2-1 di Coppa Italia. Kini, tugas berat kembali menanti Max Allegri untuk menjaga mental bertanding anak asuhnya di Liga Italia. Meski bermain di kandang sendiri, Juventus diprediksi tak akan mudah meladeni Atalanta. Pasalnya, La Dea memiliki bekal kuat untuk melakoni pekan ke-19 Serie A.
Dalam 5 pertandingan terakhir, Atalanta tak tersentuh oleh kekalahan. Tren positif Atalanta telah dimulai di penghujung tahun 2022 saat menggulung Crema 10-1 di laga uji coba. Pada 3 pertandingan Serie A berikutnya, klub besutan Gian Piero Gasperini berhasil meraih 2 kemenangan dan 1 kali imbang. Hasil tersebut berlanjut di Coppa Italia dengan menyisihkan Spezia. Whoscored menyebut bahwa Atalanta cukup unggul dalam hal finishing dan menciptakan peluang.
Dua aspek tersebut dapat mengundang kewaspadaan Juve. Terlebih, produktivitas Atalanta dalam mencetak gol sedang tinggi-tingginya. Pada 2 laga terakhir, La Dea total berhasil mendulang 13 gol.





