MEDANSPORT.ID – MEDAN – Kesulitan untuk mendaftar menjadi kendala PSMS Medan untuk mengikuti Kongres Biasa PSSI yang digelar di salah satu hotel di Jakarta, Minggu (15/1/2023). Pun demikian, kata Manager PSMS Medan, Mulyadi Simatupang, pihaknya memastikan akan hadir di Jakarta.
“Kondisi ini juga pernah kita alami setahun lalu saat Kongres Biasa PSSI di Bandung. PSMS sebenarnya diundang tapi sistemnya itu masih diblok, sehingga kami kesulitan untuk mendaftar dan bagi kami secara logika tidak ada alasan tidak diterima di dalam kongres. Karena kita sudah mengikuti kompetisi, artinya secara statuta diakui (miliki hak suara),” kata Mulyadi, Sabtu (14/1/2023) malam.
Dia pun mengakui pengurus di PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) disahkan oleh PSSI. “Kita sudah mengikuti kompetisi Liga 2 (musim 2022-2023). Jadi tidak ada alasan tidak boleh masuk di dalam kongres,” tegasnya.
Mulyadi tak memungkiri akan hadir di Kongres Biasa PSSI di Jakarta dengan membawa mandat dan membawa bukti-bukti bahwa pengurus PT KMI sudah disahkan.
“Dengan bukti-bukti itu kita akan bertanya. Kenapa di kompetisi kita bisa bermain tapi di kongres kita tidak bisa ikut. Itu tidak masuk logika,” sesalnya.
Sebagaimana diketahui, gagalnya perwakilan resmi PSMS di Kongres Biasa PSSI tahun lalu berbuntut panjang hingga ke ranah hukum dengan terseretnya sejumlah oknum menjadi tersangka atas dugaan pemalsuan dokumen.
Andai perwakilan resmi PSMS tak bisa ikut di Kongres Biasa PSSI tahun ini, tentu mereka berpeluang besar akan kembali tak bisa ikut di Kongres Luar Biasa atau Kongres Pemilihan yang kabarnya akan dilaksanakan pada Februari 2023 mendatang. (ril/mds)





