Catatan MEDANSPORT.ID
Indonesia dan Vietnam berpotensi melakukan perubahan. Akan tetapi dari Timnas Indonesia, pelatih STY kemungkinan mempertahankan Yakob Sayuri dan Marselino Ferdinan, yang menjadi bintang pada pertandingan pembuka. Pelatih Philippe Troussier berpeluang mempertahankan 2 gelandang serang Vietnam, Dinh Bac Nguyen
dan Hung Dung Do.
Keduanya terbukti tampil apik pada laga perdana, bersama Tuan Hai yang mencetak 1 gol. Meski sama-sama tumbang di partai perdana, Indonesia dan Vietnam tak perlu berkecil hati karena mampu memberikan perlawanan sengit di hadapan tim yang di atas kertas superior.
Vietnam sempat mengungguli Jepang sebelum akhirnya kalah 4-2 dari sang favorit juara, sementara Indonesia tumbang 3-1 di tangan Irak usai kemasukan gol kontroversial.
Namun faktanya kekalahan itu berdampak besar pada kelolosan kedua negara, terutama Indonesia. Jepang saat ini memuncaki Grup D dengan tiga poin, mengungguli Irak di posisi dua karena unggul agresivitas gol, sedang Indonesia harus menerima nasib sebagai juru kunci karena kalah agresivitas gol dari Vietnam.
Sebagai catatan, dua tim teratas lolos otomatis sedangkan empat tim peringkat tiga terbaik dari enam grup akan menggenapkan fase gugur menjadi 16 tim. Kini, baik Golden Star Warriors mau pun Garuda harus terhindar dari kekalahan di matchday 2, bahkan kemungkinan besar harus menang, jika masih ingin menjaga asa lolos ke fase gugur, setidaknya lewat jalur tim peringkat tiga terbaik.
Pada matchday pertama, Indonesia dan Vietnam menelan kekalahan. Indonesia kalah 1-3 dari Irak. Sedangkan, Vietnam kalah 2-4 dari Jepang. Hasil itu membuat kedua tim harus menang untuk membuka peluang lolos ke 16 Besar.
Indonesia dan Vietnam cukup sering berjumpa pada level ASEAN. Saat ini, rekor pertemuan berpihak pada Vietnam. Pada lima laga terakhir, Vietnam tidak pernah kalah dan tiga kali menang. Vietnam juga hanya sekali kebobolan.
Di atas kertas, Vietnam diunggulkan untuk menang atau setidaknya tidak kalah. Sebab, hanya saja, kondisi Vietnam sedang tidak ideal. Performa mereka tak cukup bagus dan hanya sekali menang pada lima laga terakhir.
Kubu Indonesia juga tidak dalam kondisi yang ideal. Skuad Garuda tak pernah menang pada lima laga terakhir, bahkan kalah empat laga beruntun. Namun, Indonesia bisa tampil dengan kekuatan penuh di Piala Asia 2023 ini.
