Catatan MEDANSPORT.ID

Madrid dan Barcelona sama-sama membutuhkan adu penalti untuk menyingkirkan lawan-lawan mereka di semifinal. Sekarang, dua rival El Clasico ini pun akan bertarung dalam perebutan gelar juara. Di semifinal, Madrid bermain imbang 1-1 dengan Valencia sepanjang waktu normal dan extra time. Satu gol Madrid dicetak oleh Karim Benzema dari titik penalti. Setelah itu, Madrid menang adu penalti 4-3.

Di lain pihak, Barcelona bermain imbang 2-2 dengan Real Betis. Gol-gol Robert Lewandowski dan Ansu Fati tak cukup bagi Barcelona untuk menyingkirkan Betis lewat waktu normal maupun extra time. Di babak adu penalti, Barcelona menang 4-2.

Musim ini, Madrid dan Barcelona sudah bertemu sekali, yakni di Santiago Bernabeu pada pekan ke-9 La Liga. Madrid memukul Barcelona 3-1. Tiga gol Madrid diciptakan oleh Karim Benzema, Federico Valverde, dan Rodrygo (penalti), sedangkan satu gol Barcelona dicetak oleh Ferran Torres.

Carlo Ancelotti di kubu Madrid berpeluang menurunkan Dani Carvajal menggantikan pos yang ditinggal Eder Militao. Lini tengah madrid berpeluang diisi Kroos, Valverde, dan Luka Modric. Adapun di posisi depan, Benzema akan ditemani Vinicius dan Rodrigo. Sebaliknya, Barcelona berpeluang mengandalkan Robert Lewandowski di posisi ujung tombak.

Ansu Fati yang di laga terakhir menyumbang 1 gol berpeluang diberi tempat sejak menit awal, bersama Ousmane Dembele yang sama-sama mengisi posisi penyerang sayap. Lini tengah Barca akan dikawal Busquets bersama Pedri dan de Jong. Torehan lebih baik dicatatkan Madrid dalam menghadapi Barcelona pada 5 pertemuan terakhir keduanya di Supercopa.

Terakhir, mereka bertemu di semifinal Supercopa musim lalu. Madrid saat itu menundukan Barcelona dengan skor 2-3. Laga saat itu berjalan sengit. Kedua tim saling berbalas gol diawali oleh gol Vinicius di menit 25. Selanjutnya Barcelona menyamakanan kedudukan lewat gol Luuk de Jong di menit 41’. Selepas turun minum, Madrid kembali unggul lewat gol Benzema di menit 72, yang kemudian kembali direspons Barca lewat gol Ansu Fati.

Di waktu normal, kedudukan sama 2-2. Hanya saja, satu gol Valverde di menit 98 menjadi pembeda kemenangan Madrid atas Barca, yang saat itu mengantarkan Madrid ke partai final untuk merengkuh gelar ke-12 di Supercopa. Adapun dua pertemuan lainnya terjadi di final Supercopa 2017 saat turnamen masih menggunakan format tanpa semifinal. Madrid saat itu menang dalam dua leg sekaligus. Pertama 1-3 di Camp Nou dan 2-0 di Santiago Bernabeu.

Kemenangan Madrid waktu itu memastikan El Real merengkuh Supercopa 2017 dengan agregat 5-1. Dua pertemuan lain terjadi final di Supercopa 2012 dengan Madrid dan Barca gantian merengkuh kemenangan dalam final dua leg. Barcelona lebih dulu unggul di leg 1 saat bermain di kandang dengan skor 3-2. Selanjutnya Madrid gantian menang 2-1. Alhasil, Madrid keluar sebagai juara setelah menang jumlah gol tandang meski agregat sama kuat 4-4.

Madrid memenangi 6 dari 7 laga terakhirnya melawan Barcelona di semua kompetisi. Madrid memenangi 18 dari 25 laga yang sudah mereka mainkan di semua kompetisi musim ini. Madrid selalu mencetak 1 gol dalam 3 laga terakhirnya di semua kompetisi. Barcelona memenangi 16 dari 24 laga yang sudah mereka mainkan di semua kompetisi musim ini.

Barcelona menang 6 kali dan tak terkalahkan dalam 8 laga terakhirnya di semua kompetisi. Barcelona cuma mencatatkan 2 clean sheet dalam 7 laga terakhirnya di semua kompetisi.

Bagikan: