Oleh: Indra Efendi Rangkuti (Staf Tax Centre USU & Pemerhati Olahraga Sumut)

Duel Hidup Mati PSMS Medan VS Persita Tangerang (19 Februari 1990)

Aksi Suharto AD menerobos pertahanan Persita di Stadion Benteng Tangerang. (dok)

MEDANSPORT.ID - MEDAN - Duel PSMS Medan melawan Persita Tangerang di Stadion Benteng Tangerang pada 19 Februari 1990 adalah salah satu laga menarik yang terjadi di Divisi Utama Perserikatan PSSI 1989/1990.

Pada putaran pertama dalam duel di Stadion Teladan, PSMS dipermalukan oleh Persita Tangerang yang baru promosi ke Divisi Utama setelah dikalahkan dengan skor 0-1 lewat gol yang dicetak oleh Dudung Abdullah.

Hasil jelek itu kemudian diikuti dengan kekalahan PSMS 2-3 dari Persib Bandung membuat pelatih Parlin Siagian mundur dari jabatan sebagai pelatih PSMS Medan. Posisi Parlin Siagian kemudian digantikan oleh Sunardi B yang berduet dengan Suryanto Herman ditambah Penasihat Teknis Ompung Kamaruddin Panggabean.

Duel melawan Persita Tangerang di Stadion Benteng Tangerang adalah tarung yang sangat menentukan karena hingga pekan ke-9 Persita bertengger di posisi 3 dengan 11 angka dan PSMS Medan berada di bawahnya dengan 8 angka dan hanya 3 Tim dari Wilayah Barat dan Timur yang lolos ke 6 Besar.

Namun PSMS sedikit diuntungkan karena baru 8 kali bermain dan Persita 9 kali.Laga itu merupakan laga terakhir bagi Persita sedangkan PSMS masih menyisakan 1 laga lagi melawan Persib di Stadion Siliwangi Bandung.

PSMS Medan harus menang untuk membuka peluang lolos sedangkan Persita Tangerang hanya membutuhkan hasil seri karena bagi Persita itu adalah duel terakhir. Persita adalah unggulan untuk menang di kandang apalagi mereka memiliki bintang-bintang hebat seperti Agus Suparman, Dudung Abdullah, Sony Karsan, M Rasad dan Mecky Polanda dan pelatih kawakan Bertje Matulapelwa.

Selanjutnya 1 2