Selain Lionel Messi di kubu Argentina juga ada Angel Di Maria, Julian Alvarez dan sang penjaga gawang Emiliano Martinez yang mampu menahan tiga tendangan penalti ketika melawan Belanda. Makanya, lanjut Bang Pendi, Argentina sepertinya menghindari laga adu penalti atau tos-tosan.

“Argentina menang tipis 1-0 atas Kroasia,” pungkasnya. Dari enam adu penalti yang telah mereka lalui sepanjang sejarahnya di Piala Dunia, Argentina menang lima kali. Jumlah itu (5 kemenangan adu penalti), lebih banyak daripada negara-negara lain. Di sisi lain, Kroasia memenangi keempat adu penalti yang melibatkan mereka di Piala Dunia sejauh ini.

Empat tahun lalu, di fase grup Piala Dunia 2018, Argentina dipecundangi Kroasia 0-3. Ante Rebic membuka keunggulan Kroasia di menit 53, kemudian Kapten Luka Modric menggandakannya di menit 80, dan Ivan Rakitic menutup pesta dengan golnya di injury time.

Dengan formasi 4-3-3 berpotensi diusung oleh Timnas Argentina di semifinal Piala Dunia 2022, kendati tak semua pemain Albiceleste akan tersedia untuk laga tersebut. Marcos Acuna dan Gonzalo Montiel menjadi 2 pemain Argentina yang akan absen karena skorsing. Pola yang sama juga berpeluang diterapkan Timnas Kroasia.

Sebagai posisi striker tengah, Vatreni bisa kembali mempercayakan kepada Bruno Petkovic. Ia sukses mencetak gol penyama kedudukan ketika melawan Brasil, dan diharapkan bisa menunjukkan performa serupa ketika laga semifinal.

Bagikan: