Sorotan saat ini, kata Indra Efendi Rangkuti, tertuju ke skuad Argentina termasuk Messi karena perilaku kontroversial ketika berduel lawan Belanda. Sebab ada 2 pemain Argentina yang dipastikan absen saat melawan Kroasia. Kedua pemain yang bakal absen tersebut adalah Marcos Acuna dan Gonzalo Montiel. Ketiadaan
keduanya disebabkan oleh akumulasi kartu kuning yang mereka dapatkan di laga perempatfinal kontra Belanda.
Keduanya sama-sama kena kartu kuning yang dihujani wasit Antonio Mateu Lahoz pada laga perempatfinal di Stadion Lusail, Sabtu 10 Desember 2022 dini hari WIB. Dalam laga itu, sang wasit memang mengeluarkan banyak kartu, bahkan hingga 18 kartu kuning.
“Bagi Acuna dan Montiel, itu merupakan kartu kuning kedua mereka sejak fase grup. Acuna mendapatkan kartu kuningnya dalam kemenangan 2-0 atas Polandia, selagi Montiel diganjar pada pertandingan kontra Meksiko pada laga kedua fase grup,” imbuhnya.
Selain itu, kata Indra Efendi Rangkuti, Argentina juga sedang harap-harap cemas karena berpotensi kehilangan sang superstar Lionel Messi. Karena Timnas Argentina pada saat ini sedang diperiksa FIFA atas keributan yang terjadi di laga kontra Belanda.
“Messi memang mendapat kartu kuning dalam laga panas itu. Yang mengancam Messi bukanlah kartu kuning. Melainkan komentarnya terhadap wasit Lahoz seusai pertandingan dan keributannya dengan pelatih Belanda, Louis van Gaal. FIFA juga telah membuka proses investigasi terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) untuk dua potensi pelanggaran Kode Disiplin pasal 12 dan 16 dalam duel perempat final Piala Dunia 2022 melawan Belanda,” beber Indra Efendi Rangkuti.
Pasal 12 dalam Kode Disiplin menyangkut pelanggaran pemain dan ofisial. Sedangkan pasal 16 berkaitan dengan ketertiban dan keamanan di pertandingan. Jika nantinya FIFA memutuskan Messi bersalah dan harus absen lawan Kroasia tentu ini sebuah pukulan berat bagi Argentina karena Messi adalah “ruh permainan” Argentina.
“Nah, Kroasia sendiri menatap duel ini dengan fokus karena tidak ada pemainnya yang terlibat insiden seperti pemain Argentina.Tentu ini menjadi modal penting bagi Kroasia,” ungkapnya.





