Adu tajam antar lini depan Belanda dan Argentina bakal menjadi tontonan menarik dalam partai perempat final Piala Dunia 2022. Kedua tim diprediksi langsung tampil menyerang sejak wasit meniup peluitnya. Belanda memiliki Cody Gakpo sebagai mesin gol. Di bawah tangan dingin Louis van Gaal, bomber yang muda yang kini diperebutkan oleh AC Milan dan MU menjadi penyerang tajam dengan koleksi total 3 gol dari 4 laga yang dilakoni.
Bintang PSV Eindhoven tersebut, lanjutnya, tidak pernah absen mencetak gol selama fase grup. Dengan aksi menawan, ia mampu menjebol gawang Senegal, Ekuador, dan Qatar. Gakpo hanya absen mencetak gol saat memasuki babak 16 Besar melawan Amerika Serikat. Selain Gakpo, De Oranje juga menyimpan nama-nama yang tak kalah tajam seperti Davy Klaassen, Frankie De Jong dan Memphis Depay.
Masing-masing dari mereka telah melesakkan 1 gol. Bahkan bintang Ajax Davy Klaassen turut berperan atas lahirnya 2 gol Belanda dengan memberikan assist. Tak kalah garang, Argentina juga mengusung Lionel Messi. La Pulga merupakan roh permainan Argentina selama Piala Dunia 2022. Penyerang yang juga berperan sebagai kapten tim tersebut tidak pernah absen dalam 4 laga terakhir dan selalu tampil selama 90 menit penuh.
Hasilnya, Messi telah melesakkan 3 gol dan sebuah assist dari total 7 gol yang dikemas Argentina. Artinya, lebih dari separuh dari total gol La Albiceleste lahir berkat aksi Messi. Selain Messi, Argentina masih memiliki bomber lain yakni Julián Álvarez.
Striker 22 tahun yang bermain di Manchester City ini, urai Indra Efendi Rangkuti, juga berpotensi menjadi ancaman bagi sektor pertahanan Belanda karena dalam 2 partai terakhir menghadapi Polandia dan Australia, Álvarez selalu mampu mengoyak gawang lawan. Penampilan yahudnya dapat muncul sebagai pembeda ketika para bek lawan terlalu fokus kepada Messi.
Satu nama lain di lini depan Argentina yang berpeluang diturunkan adalah Papu Gómez. Ia dapat menggantikan posisi Angel Di Maria yang masih berkutat dengan cedera usai laga kontra Polandia.
Pertandingan ini juga kan menjadi ujian bagi lini pertahanan Belanda yang selama 4 laga cukup kokoh dibawah komando sang kapten Virgil Van Dijk. Virgil Van Dijk sendiri dalam beberapa wawancara mengaku siap untuk berhadapan dengan Messi. Ada motivasi besar dalam dirinya untuk membuktikan bahwa Belanda juga tidak kalah hebat dari Argentina.Ungkapan ini diucapkannya karena para analis pertandingan lebih banyak menjagokan Argentina akan unggul karena Argentina memiliki Messi.





