Dengan pencapain mengagumkan tersebut, wajar kalau aksi Ali sangat dinanti laiknya kita menanti aksi superstar Asia lainnya macam Son Heung-min (Korea Selatan), Salem Al Dawsari (Arab Saudi), Aaron Mooy (Australia), Sardar Azamoun (Iran), serta Junya Ito (Jepang).
Ali cs akan memulai petualangannya di Piala Dunia 2022 pada 21 November mendatang. Bertempat di Stadion Al Bayt (Al Khor), di hadapan ribuan pemujanya, Qatar menantang rivalnya di Grup A, Ekuador. Setelah itu, Qatar juga akan berhadapan dengan Senegal dan tim kuat Belanda.
Pelatih: Felix Sanchez
Tak banyak yang mengenal nama Felix Sanchez di kancah sepak bola internasional. Bahkan, publik Indonesia hampir pasti harus berpikir keras atau pun ‘googling’ agar bisa mengetahui siapa sosok asli Spanyol ini.
Yup, Felix Sanchez memang tergolong anyar di dunia bal-balan. Pengalamannya tak banyak, tapi setidaknya dia sudah sangat mengerti bagaimana harus menangani serta meningkatkan permainan Timnas Qatar.
Khusus penyelenggaraan Piala Dunia 2022, menurut Sanchez, pertandingan pertama adalah kunci. Oleh karena itulah, dia menargetkan kemenangan atas Ekuador.
“Dalam setiap turnemen, pertandingan pertama sangatlah penting. Itu untuk mengetahui bagaimana perasaan Anda untuk menjalani pertandingan selanjutnya,” kata Sanchez.
Sanchez bukan orang baru di ruang ganti Qatar. Pria berusia 46 tahun itu awalnya dipercaya menukangi ASPIRE Academy, tim junior Qatar, pada 2013. Dari situ, pangkatnya terus naik kelompok umur U-19, U-20, U-23, dan bermuara ke tim senior.





