“Kalau menang juara umum dangdutan pecahkan rekor akan lebih gampang kami memberikan fasilitas. Kami Pemko Medan selalu berusaha untuk menjadikan olahraga sebagai solusi persoalan di Medan ini. Kalau juara umum, nanti bonusnya akan disiapkan,” tegas Wali Kota.
Sedangkan Ketua Umum KONI Kota Medan, Drs Eddy H Sibarani, MSi mengatakan, Medan merupakan kontingen terbesar di ajang pesta olahraga se-Sumut ini dengan 244 atlet, 51 pelatih dan 34 ofisial. Dan kontingen Medan akan mengikuti semua cabang olahraga yang dipertandingkan.
Ada 17 cabor yang dipertandingkan di Porprovsu 2022 ini yakni, Atletik, Angkat Berat, Biliar, Binaraga, Bola Voli, Bulutangkis, Muaythai, Drumband, Karate, Pencak Silat, Tarung Derajat, Sepakbola, Taekwondo, Petanque, Tenis Meja, Tinju dan Wushu.
“Kontingen Kota Medan mengikuti semua cabang olahraga di Porprovsu ini. Porprovsu ini merupakan seleksi menghasilkan atletik Sumut untuk PON 2024 Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah,” kata Eddy.
Ketua Umum KONI Medan juga menekankan, agar para atlet tak hanya fokus untuk meraih kemenangan, melainkan juga bertekad menciptakan rekor baru. “Target Medan menjadi juara umum, target kita sekaligus menciptakan rekor terbaik, baik nasional mau pun internasional,” pungkasnya.
Turut hadir apel pelepasan tersebut, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE, Ketua DPRD Medan, Kapolrestabes Medan, Dandim 0201/Medan, dan unsur Forkopimda Plus Kota Medan. (*)





