Catatan MEDANSPORT.ID

Liverpool baru menang dua kali di Premier League musim ini. Liverpool perlu segera memperbaiki performa mereka jika tak ingin semakin tertinggal dari tim-tim lain. Meladeni Brighton bisa menjadi sebuah kesempatan bagus
untuk mengamankan tiga poin.

Brighton terakhir kali bertanding 4 September 2022 lalu, menang telak 5-2 menjamu Leicester City. Itu juga menjadi laga terakhir Brighton bersama Graham Potter, yang kemudian pindah ke Chelsea. Sebagai pengganti Potter,
Brighton telah menunjuk pelatih asal Italia yang sebelumnya menangani Shakhtar Donetsk, yakni Roberto De Zerbi.

Laga pertama De Zerbi sebagai pelatih Brighton adalah melawan Liverpool di Anfield. Itu bakal menjadi laga debut yang cukup sulit. Secara head to head (H2H) Liverpool masih lebih unggul saat menghadapi Brighton. Dalam 5 pertemuan terakhir The Reds mencatat 2 kemenangan dan 2 kali seri, serta 1 kali tumbang atas The Seagulls. Musim lalu Liverpool bermain imbang 2-2 dengan Brighton di Stadion Anfield.

Jurgen Klopp diprediksi tetap memainkan skema 4-3-3 saat menghadapi Brighton. Mohamed Salah, Diogo Jota, dan Luis Diaz, akan menjadi trio penyerang di lini depan, dengan Darwin Nunez, dapat masuk sebagai pemain
pengganti di babak kedua.

Di lain pihak, Roberto De Zerbi diperkirakan belum melakukan banyak perubahan skema permainan Brighton. Sang arsitek akan tetap menggunakan skema 3-5-2 dengan Deniz Undav dan Danny Welbeck menjadi duet di lini depan.

Liverpool menang 9 kali dan cuma kalah 1 kali dalam 12 laga terakhirnya melawan Brighton di semua kompetisi. Liverpool memenangi 15 dari 17 laga kandang terakhirnya di Premier League. Liverpool selalu mencetak minimal 2 gol dalam 16 dari 20 laga kandang terakhirnya di Premier League.

Liverpool tak terkalahkan dalam 26 laga kandang terakhirnya di Premier League. Liverpool mencatatkan 11 clean sheet dan cuma kebobolan total 6 gol dalam 17 laga kandang terakhirnya di Premier League. Brighton selalu bisa mencetak gol dalam 5 laga tandang terakhirnya di Premier League.

Bagikan: