Liestiadi mengaku perjalanan tim lawan jauh lebih matang dari Sriwijaya. Pria yang juga pernah mengarsiteki PSMS pada 2009 silam ini menilai PSMS kini memiliki pemain yang patut diwaspadai. Seperti Nico Malau yang juga pernah bersamanya saat membela Persiba pada 2014 dan Ichsan Pratama saat mengarsiteki PSIM Yogyakarta. Termasuk pemain muda berbakat M Fardan juga menyita perhatian khusus bagi Liestiadi.
“Di sini bukan alasan kita bahwa kita akan mudah dikalahkan PSMS. Dari masa persiapan dan materi pemain otomatis Sriwijaya kalah jauh dari PSMS. Apalagi main di kandang PSMS, otomatis mereka lebih euforia dan semangatnya lebih. Yang penting kita tidak ingin mengecewakan masyarakat Palembang,” ujar Liestiadi.
Hal yang sama juga dikatakan pemain Sriwijaya FC, Bayu Yudha Pratama. Ia dan rekannya tentu tidak ingin pulang tanpa mencuri poin dalam lawatannya ke Sumut. Eks timnas U-16 ini siap menyuguhkan penampilan terbaik di laga besok.
Seperti diketahui, saat ini PSMS masih kokoh di puncak klasemen grup A, dengan nilai 7 poin hasil dua kali menang dan satu imbang. Sedangkan Sriwijaya berada di posisi empat dengan 5 poin, hasil satu kali menang dan dua hasil seri. (ri//mds)





