Liestiadi menyebut akan berusaha untuk bermain dengan baik dan maksimal. Dapat satu poin saja pun katanya wajib di syukuri.

” Materi pemain PSDS juga banyak yang baru termasuk Wirahadi dan Nerius Alom bekas pemain saya. Termasuk juga pemain putra daerah yang punya ambisi yang luar biasa, “kata Liestiadi.

Dalam tour timnya ke Sumut in, Liestiadi yang juga pernah menjadi asisten pelatih tim nasional Indonesia ini menyebut berkekuatan 23 orang. Disebut dalam dua pertandingan home ia pun belum begitu puas karena hasilnya baru sekali menang lawan Perserang dan Seri melawan Semen Padang. Diharapkannya untuk pertandingan melawan PSDS ini pemain bisa menjalankan strategi dan minimal bisa mendapatkan satu poin.

Saat jumpa pers pria kelahiran 14 Oktober 1968 ini sempat mengomentari kondisi lapangan Stadion Baharoeddin Siregar. Ia menyebut ada titik yang rumput masih tebal dan kurang rata permukaannya. Disebut Liga 2 sudah hampir sama dengan Liga 1 sehingga kualitas lapangan juga harus rata.

” Kalau bisa lapangan juga bisa dipangkas rapi agar kedua tim bisa menunjukkan permainan yang enak ditonton. Kalah menang itu nomor 2 yang penting enak ditonton, “katanya. (*)

Bagikan: