Dirinya juga tak memungkiri bahwa dalam waktu dekat ini akan bekerja lebih fokus untuk peningkatan atlet serta pelatih panahan di Sumut. Untuk itu Perpani Sumut telah mengagenda sejumlah planing ke depan.
Yakni dengan melakukan pembudayaan gemar dan tahu memanah kepada masyarakat Sumatera Utara. Lalu, pemberdayaan dan pengaktifan PengKab/Pengkot Perpani se-Sumatera Utara yang sudah ada.
“Kita akan menggelar roadshor ke daerah-daerah, serta pembentukan PengKab/Pengkot yang belum ada di kabupaten/kota. Artinya di sini perlunya sosialisasi secara intens,” tukasnya.
Kemudian, peningkatan kualitas pelatih, baik dari sisi kemampuan dan pengetahuan teknis dasar kepelatihan melalui event pelatihan untuk pelatih. “Jadi tiga agenda ini menjadi planing kita. Selain itu target kita yang utama
mampu menyumbangkan prestasi di ajang PON XXI Sumut-Aceh,” tandasnya.
Terpantau saat rapat perdana, ada sejumlah atlet dan insan panahan serta tokoh olah raga senior yang rela turun gunung untuk turut membantu Perpani. Bahkan, mereka muncul pada struktur kepengurusan. Seperti halnya Drs Jamal Abdul Naser, Drs Rahmat Purba, Hendra Wijaya, SE., H Abdul Khalik, Muhammad Haris, SPd, Edy Caunstantin dan Agustono SPd.
Adalah Drs Jamal Abdul Naser yang merupakan pelatih senior serta turut membawa nama Sumatera Utara harum di tingkat nasional dengan membawa atlitnya. Yakni Wilson Pane, Hendra Wijaya ke event PON dan meraih medali emas dan perak periode ini.






