Apalagi bilang Nanda, dirinya menjabat sebagai ketua Askot terpilih secara aklamasi dan dipercaya oleh orang lain untuk menjabat.

“Saya diberi kepercayaan menjabat tapi amanah itu pun dicabut secara begitu saja. Gak ada masalah buat saya. Intinya saya tidak akan pernah berhenti untuk memajukan sepakbola di kota Medan,” ucapnya.

Seperti diketahui, Nanda Rambe mendapat amanah sebagai Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Medan Periode 2019-2023.

Saat itu dirinya menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana Edy Rahmayadi Cup 2022, yang notabene tak mendapatkan rekomendasi dari Asprov PSSI Sumut.

Tak hanya pemecatan dirinya, wasit yang memimpin jalannya pertandingan Edy Rahmayadi Cup 2022 juga mendapatkan sanksi.

Yakni tak bisa memimpin jalannya pertandingan resmi selama setahun ke depan.

“Kasian juga kita lihat wasitnya gak ada penghasilan selama setahun akibat sanksi yang mereka keluarkan,” tutupnya. (*)

Bagikan: