“Kami sangat berbesar hati sebab saat pendaftaran ditutup masih banyak lagi yang ingin mendafar untuk menjadi peserta, namun untuk menjaga Prokes dan keselamatan peserta kami batasi hanya 650 peserta saja”.
Warga Malaysia akan merayakan Hari Kemerdekaan ke-65 pada 31 Agustus, sedangkan Indonesia telah merayakannya yang ke-77 pada 17 Agustus . Pada saat yang sama, Aiyub berharap program ini menjadi faktor pendorong aktifnya kembali Dialog MALINDO (Malaysia-Indonesia) antara Majlis Pemuda Malaysia dan Komite Nasional Pemuda Indonesia agar lebih banyak menghasilkan kegiatan kerjasama di berbagai bidang.
Program bersepeda atau “gowes” dalam istilah lokal dipilih mengingat kegiatan tersebut berkembang pesat dan menjadi ‘tren’ berolah raga di kota Medan yang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan kota terbesar ketiga di Indonesia dengan 2,4 juta penduduk. Jadi, saya ingin penyatuan komunitas kedua negara ini dilakukan melalui kegiatan bersepeda dan dapat dijadikan sebagai alat diplomasi melalui bersepeda atau bisa kita sebut dengan “Bicycle Diplomacy”. Misi utama saya adalah membentuk rasa hormat dan menumbuhkan rasa bersahabat oleh kedua belah pihak masyarakat tetangga dan tidak terbawa perasaan emosional terhadap propaganda media sosial (medsos) saat ini yang sering ‘menyerang’ atau membawa provokasi emosional masyarakat. yang mudah tersentuh oleh isu kedaulatan yang ekstrim. Kadang-kadang ada masalah di antaranya sumber dan kebenarannya belum diverifikasi tetapi dianggap benar. Dan akhirnya ketika diselidiki, ternyata tidak benar.







