Dia juga berharap kepada anak-anak geng motor agar memanfaatkan ajang balap resmi ini untuk menyalurkan hobi dan bakat.

“Kepada anak-anak geng motor jalanan, dari pada ngebut di jalan raya yang bisa mengakibatkan patah, merugikan badan sendiri dan keluarga, bagusnya mengikuti ajang balapan resmi yang diadakan Bapak Wali Kota,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang anak muda dari Medan Amplas, Rico Alexander Manurung, yang menonton ajang balapan ini menilai, kegiatan yang dilaksanakan Pemko Medan berkolaborasi dengan Polrestabes dan Dandim
0201 ini positif untuk anak-anak muda Kota Medan.

“Kegiatan ini cukup bagus untuk anak-anak muda sekarang. Melalui kegiatan ini, anak-anak muda bisa mengembangkan bakat dan hobinya secara terarah,” ujar Rico.

Secara terpisah, Hazid, anak muda dari Lubukpakam juga mengaku sengaja datang ke Medan untuk menyaksikan ajang ini. Dia berharap, kegiatan- kegiatan seperti ini terus dilanjutkan dan lebih ditingkatkan lagi.

“Kalau bisa setahun tiga atau empat kalilah,” harapnya. Dia juga berpendapat, kegiatan ini dapat mengurangi anak-anak muda yang sebetulnya berbakat ugal-ugalan di jalan. Mereka mereka mendapat ruang untuk menunjukkan aksi dan bakatnya.

“Ajang ini positif. Daripada ugal-ugalan di jalan bagus kita beraksi di ajang balapan resmi ini,” tutupnya. (ril/mds)

Bagikan: