Tak berselang lama, Giga kembali memberi perlawanan gol lewat aksi Ichsan Nanda. Skor berubah menjadi 4-2. Giga nyaris kembali berhasil memperkecil kedudukan. Namun tembakan Rahmatullah Hasriyannor masih mampu digagalkan penjaga gawang Pendekar, Alfin Sulaimann.

Usaha keras Giga yang sudah menemukan ritme permainan berbuah manis ketika Agung Rufei memperkecil kedudukan untuk Giga. Skor kemudian berubah menjadi tipis 3-4. Kebobolan tiga gol membuat Pendekar tampil lebih hati-hati dan berwaspada, hasil serangan Pendekar tidak sama dengan saat babak pertama dimulai.

Pertandingan berlanjut dramatis kala Giga FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Fajir Muhammad melepaskan tembakan keras yang menyebabkan bola masuk ke dalam gawang Pendekar. Namun, Ricardinho kembali menunjukkan bahwa dirinya layak berstatus sebagai pemain terbaik dunia. Ricardinho menjadi pembeda kala berhasil mencetak gol dari jarak jauh, Pendekar pun kembali unggul dengan skor 5-4.

Jelang bubaran, Fajir Muhammad melakukan pelanggaran terhadap Ricardinho. Pemain berjuluk O Magico itu mengambil eksekusi bola mati. Ricardinho kemudian melihat celah di pagar betis Giga. Dengan mudahnya, Ricardinho melepaskan gol ke dalam gawang lawannya, laga berakhir dengan skor 6-4 untuk kemenangan Pendekar. (***)

Bagikan: