Prediksi Italia Vs Austria:

Strategi Foda Redam Sang ‘Peracik’ Pizza

MEDANSPORT.ID - MEDAN - Kalangan pemerhati sepakbola menilai Timnas Italia menang mudah melawan Timnas Austria pada lanjutan babak 16 besar Piala Eropa 2020. Apalagi Italia tak terkalahkan dalam 30 laga terakhir. Tim Negeri Pizza ini bahkan memenangi 11 pertandingan terakhir tanpa kebobolan. Tak kalah penting, Gli Azzurri (julukan Timnas Italia), juga tak terkalahkan lawan Austria sejak Desember 1960 silam. Itu membuat anak asuh Roberto Mancini sangat difavoritkan.

Bertanding di Wembley Stadium, London, Minggu (27/06/2021) dini hari WIB, pelatih Austria, Franco Foda bakal berpikir keras untuk meredam Donnaruma Cs. Salah satunya adalah dengan mengubah formasi 4-2-3-1. Strategi bertahan dianggap ampuh membungkam Insigne, Immobile dan Berardi di lini serang Italia.

Hanya saja, pun lebih diunggulkan namun Das Team (julukan Austria) menyebut sama sekali tak gentar. Terlebih lagi, Austria mungkin bisa dibilang selevel dengan Turki, Swiss, dan Wales, tiga tim yang sudah dikalahkan Italia di Grup A.

Italia sendiri mampu menyapu bersih tiga laga di babak fase Grup A Euro 2020. Hasil ini pun membuat Italia berhasil menjadi juara grup dengan total 9 poin, di depan Wales yang juga lolos ke babak 16 besar Euro 2020 dengan selisih 5 poin.

Austria sendiri berakhir di posisi runner-up Grup C Euro 2020 dengan raihan enam poin di belakang Belanda, setelah meraih dua kemenangan atas Makedonia Utara (3-1) dan Ukraina (1-0) serta satu kekalahan dari Oranje dengan skor 2-0.

Masuknya Austria juga menjadi sejarah tersendiri bagi untuk pertama kalinya lolos ke fase knockout di turnamen Euro 2020. Mengenai pertemuan ini, penyerang Italia Lorenzo Insigne enggan menganggap enteng lawannya tersebut. Dikutip dari laman resmi UEFA.

"Kami telah menyaksikan beberapa pertandingan Austria. Kami belum membahas detail apa pun tetapi, dari apa yang kami lihat, mereka adalah tim yang sangat mengandalkan fisik yang dapat berlari dan menekan sepanjang pertandingan," ujar Lorenzo Insigne.

“Tapi kami takkan membiarkan diri kami terpengaruh oleh mereka; kami akan memainkan sepakbola kami. Yang perlu kami lakukan adalah tetap tenang dan bersiap untuk pertandingan ini seperti biasanya guna memainkan permainan yang hebat," tukasnya.

Sedangkan pelatih Austria, Franco Foda menyebut dalam fase turnamen ini, tidak ada lawan yang mudah. Italia tidak pernah kalah selama beberapa pertandingan terakhirnya, tetapi mungkin akan ada saatnya mereka kalah lagi.

“Penting bagi kami untuk mempersiapkan diri dengan fokus dan memulihkan kondisi, maka kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menang di London. Ini akan sulit tetapi tim bersemangat dan siap. Saya punya rencana," ungkap Foda.

Roberto Mancini, sang peracik anak-anak tim Negeri Pizza mengatakan Italia bakal keluar kandang dengan melawan Austria. Bermain di London, laga nanti ini menjadi ujian bagi Gli Azzurri untuk melanjutkan capaian impresif yang diciptakan di babak grup.

"Fase berikutnya segera dimulai. Jika para pemain terus bermain seperti yang mereka lakukan lalu, saya merasa bangga. Hanya itu yang saya minta," kata Roberto Mancini, dikutip dari laman resmi UEFA.

Berdasarkan data Whoscored, Italia merupakan tim dengan angka rata-rata tembakan terbanyak di EURO 2021. Mereka melepaskan 20 kali, unggul jauh atas Austria yang melakukan 12,3 kali. Untuk penguasaan bola, jawara Piala Eropa 1968 ini memiliki catatan rerata 58,8 persen, tertinggi ketiga di antara 24 tim yang tampil di EURO 2021. Sedangkan Austria mempunyai penguasaan bola sebesar 53,4 persen.

Dengan melihat ketajaman yang dimiliki sektor lini depan, Mancini juga berpeluang besar mampu membawa anak asuhnya menuju babak 8 besar andai bisa memaksimalkan kelebihan tersebut.

Di sisi lain, Austria cukup percaya diri jelang meladeni Italia. Franco Foda selaku pelatih tetap meyakini bahwa ada waktunya bagi Gli Azzurri untuk menerima hasil negatif.

Catatan MEDANSPORT.ID

Timnas Italia asuhan Mancini bisa membuat sejarah jika meraih kemenangan saat melawan Austria. Bila itu terjadi, Mancini akan mengalahkan rekor pelatih legendaris, Vitorio Pozzo, yang melatih Timnas Italia dari 1935 hingga 1939.

Mancini merubah permainan Timnas Italia yang monoton menjadi tim yang menyajikan dengan pola serangan yang menarik. Tak hanya di lini serang, pertahanan Italia juga masih kukuh dengan catatan yang apik

Selain itu, Italia tak kebobolan sepanjang melakoni pertandingan di fase Grup A Piala Eropa. Catatan itu menambah rekor nirbobol mereka menjadi 11 pertandingan beruntun sejak Oktober 2020.

Apalagi Italia sedang dalam performa cemerlang. Pasukan Roberto Mancini tidak terkalahkan dalam 30 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Azzurri telah mencetak 28 gol dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka dan tidak kebobolan di semua pertandingan.

Nah, dari ulasan di atas besar kemungkinan tim Negeri Pizza ini bisa meraih angka maksimal untuk melaju ke fase berikutnya, apakah Belgia atau Poltugal yang santapan berikutnya.

Melirik Austria sendiri, di bawah pelatih Franco Foda, David Alaba Cs mencatatkan diri di Piala Eropa 2020 ini. Memang, secara garis besar, MEDANSPORT.ID menilai skema kedua tim dalam laga ini tak jauh beda. Austria dengan mengemas 4-2-3-1 yang siap-siap mengintip kelehan lawan, lalu melakukan serangan balik.

Tetap menguatkan di lini pertahanan yang digawangi Bachmann serta David Alaba. Juru taktis Austri menilai formasi tersebut sukses setelah melangkah ke babak 16 besar ini.

Begitu juga dengan tim Italia. Formasi 4-3-3 dengan porsi mengedepankan serangan yang dipimpin Insigne, Immobile serta Berardi. Untuk lini pertahanan, di bawah mistar gawang masih dipercayakan kepada Donnarumma dengan tembok perkasa Spinazzola, Bastoni, Bonucci dan Di Lorenzo.

Menariknya, MEDANSPORT.ID memprediksi kedua kubu akan mengefektfkan barisan tengah serta lini sayap. Bisa jadi siapa yang mampu menguasai lini tengah, maka dia lah yang jadi pemenang dalam pertandingan ini. Untuk prediksi kemenangan, masih dipegang Italia dengan 50 persen, sedangkan hasil seri 10 persen. Dan Austria hanya sekira 40 persen untuk persentase kemenangan. (int/sumber)

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN:
Italia (4-3-3): Donnarumma; Spinazzola, Bastoni, Bonucci, Di Lorenzo; Barella, Jorginho, Verratti; Insigne, Immobile, Berardi.
(Pelatih: Roberto Mancini)

Austria (4-2-3-1): Bachmann; Ulmer, Hinteregger, Dragovic, Lainer; Grillitsch, Ilsanker; Alaba, Sabitzer, Schlager; Arnautovic.
(Pelatih: Franco Foda)

Head-to-Head
- Pertemuan: 36
- Italia menang: 16
- Gol Italia: 47
- Imbang: 8
- Austria menang: 12
- Gol Austria: 55.

5 PERTEMUAN TERAKHIR:
20-08-2008 Italia 2-2 Austria (Friendly)
23-06-1998 Italia 2-1 Austria (Piala Dunia)
09-06-1990 Italia 1-0 Austria (Piala Dunia)
25-03-1989 Austria 0-1 Italia (Friendly)
26-03-1986 Italia 2-1 Austria (Friendly).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR ITALIA:
29-05-21 Italia 7-0 San Marino (Friendly)
05-06-21 Italia 4-0 Republik Ceko (Friendly)
12-06-21 Turki 0-3 Italia (Euro)
17-06-21 Italia 3-0 Swiss (Euro)
20-06-21 Italia 1-0 Wales (Euro).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR AUSTRIA:
03-06-21 Inggris 1-0 Austria (Friendly)
06-06-21 Austria 0-0 Slovakia (Friendly)
13-06-21 Austria 3-1 Makedonia Utara (Euro)
18-06-21 Belanda 2-0 Austria (Euro)
21-06-21 Ukraina 0-1 Austria (Euro).

Italia Menang: 50 Persen
Imbang: 10 Persen
Austria Menang: 40 persen

Prediksi: Italia 2-0 Austria.