Sikapi Kepindahan Paulo, Manajemen Kecewa Dan Siap Fight

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- Rumor kepindahan pemain PSMS, Paulo Sitanggang ke klub Liga 1 sepertinya tak cuma isapan jempol belaka. Bahkan, Paulo Sitanggang dikabarkan telah resmi berlabuh ke klub asal Kalimantan Timur, Borneo FC. Kabar itu sendiri didapat dapat instagram resmi Borneo FC.

"WELCOME Paulo Sitanggang. Hasil dari evaluasi dari Piala Menpora, pemain berposisi gelandang ini menjadi pemain pertama yang didatangkan untuk kontrak satu musim. Semoga semakin Pesut Etam Manyala," demikian pernyataan resmi IG Borneo FC.

Menyahuti hal itu, manajemen PSMS dalam hal ini disampaikan Sekum Julius Raja mengaku kecewa dengan sikap pemain yang dimaksud. Pasalnya Paulo telah menandatangani kontrak bersama PSMS untuk musim ini.

Bahkan pria yang akrab disapa King ini mengaku sudah berkomunikasi dengan pemilik Borneo FC, Nabil Husein.

"Kita sudah komunikasi dengan Nabil, dia bilang belum ada kontrak dengan Paulo," kata Julius, Rabu (21/4/2021).

King pun secara tegas akan fight terhadap pemain yang tidak menaati kontrak kerjasama yang telah dilakukan. Alhasil manajemen langsung memberi teguran langsung kepada si pemain serta menyurati PSSI dan PT LIB.

"Saya sudah membuat surat teguran kepada Paulo. Tak hanya itu, saya juga sudah komunikasi dengan PSSI dan PT LIB. Yang jelas kami sudah kontrak Paulo selama satu musim ini," ungkapnya.

Jika nantinya, Paulo tetap bersikeras main di klub lain dan mendapat izin dari PSSI maka ini secara terang-terangan akan merugikan klub.

"Dia sebelumnya saat masa covid tetap kita gaji walau hanya latihan di sini. Dan musim ini dia juga sudah kita kontrak. Jadi gak ada alasan buat dia pindah, tentu dia tidak menghargai kontrak kerjasama yang sudah disepakati kedua pihak. Dan apabila PSSI memberikan izin dia bermain di klub lain ini sama saja akan merugikan klub.

Sementara itu, Pelatih PSMS Ansyari Lubis mengaku kehilangan atas hengkangnya Paulo Sitanggang.

"Kalau saya sebagai seorang pelatih merasa kehilangan dia. Tapi apapun itu ceritanya itu pilihan dia, dan saya juga belum menerima pasti kabar ini karena dari pihak manajemen belum berbicara tentang Paulo," tegasnya.

Dirinya juga menegaskan jika PSMS merupakan klub besar dan bukan klub abal-abal.

"Jadi saya berharap semua pemain ketika sudah berada di PSMS ya mengikuti peraturan yang ada di sini dan PSSI," tambahnya lagi.

Diketahui, Paulo sendiri bergabung dengan PSMS menjelang akhir tahun 2020. Saat itu dia dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi yang digadang-gadang akan lanjut. Namun nyatanya dihentikan. 

Pemain yang pernah memperkuat PON Kalsel ini akhirnya dilanjutkan kontraknya untuk musim ini dan sudah teken kontrak. Dia hanya sempat beberapa bulan latihan di PSMS tanpa pernah mengecap satu pertandingan pun bersama Ayam Kinantan.

Dirinya juga sempat diperkenalkan dalam soft launching PSMS musim ini. Dengan begitu, Paulo menjadi pemain kedua setelah Agung Prasetyo yang angkat kaki. (*)